Site icon Berita Kota Makassar

Vaksinasi Lansia Masih Minim

int Wahab Tahir

MAKASSAR, BKM–Vaksinasi covid-19 terhadap warga lanjut usia (lansia) di kota Makassar masih minim. Padahal, lansia merupakan kelompok paling berisiko tinggi terpapar Covid-19.
Ketua Komisi D Bidang Kesejahteraan DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir, mengatakan, minimnya vaksinasi terhadap lansia berpangkal pada soal komunikasi. Menurutnya, banyak lansia yang menolak vaksinasi karena tak mendapatkan penjelasan yang baik.
“Pemkot perlu intens untuk melakukan sosialisasi. Kenapa mereka menolak karena ndak tau, jadi ini hanya masalah komunikasi,” kata Wahab.

Menurutnya, pemerintah kota mesti menjemput bola. Ia menilai selama ini dinas kesehatan belum belum begitu optimal menyentuh kalangan tersebut.
“Dinkes ini hanya ndakoptimal, pemkot ini harus turun semua ke jalan untuk komunikasikan dengan keluarga masing-masing,” ungkapnya.
Diketahui, Per Senin, 6 September lalu, jumlah vaksinasi kalangan lansia baru mencapai 26,57 persen atau 26.916 dari target 101.286.
Sementara, realisasi vaksinasi bagi petugas publik yang sudah melewati target dengan capaian 362,15 persen atau 442.370 dari target 122.125.
Begitu pun dengan vaksinasi bagi tenaga kesehatan dengan target terkecil 15.840, namun realisasinya sudah mencapai 87,81 persen atau sebanyak 13.909.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah Sirajuddin, mengakui, lambannya progres vaksinasi lansia. ia mengatakan selain adanya penolakan personal, faktor penolakan oleh keluarga juga cukup tinggi.
“Memang lansia in memang bukan hanya Makassar yang progresnya sangat kecil, semua provinsi di Indonesia terkendala pada vaksinasi lansia,” tuturnya.
Pihaknya sudah melakukan sejumlah upaya, salah satunya lewat program drive thru (layanan pesan bawa) khusus lansia. Hanya saja setelah berjalan sebulan, tak ada peningkatan yang signifikan.(nug)

Exit mobile version