WAJO, BKM — Bupati Wajo, Amran Mahmud meninjau kondisi rumah adat Atakkae bersama tenaga ahli Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), Sultan Tajang dan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulsel, Ahmad Asiri, Senin (13/9). Rumah adat Atakkae di Kabupaten Wajo di Kelurahan Atakkae, Kecamatan Tempe akan direhabilitasi untuk pengembangan sektor pariwisata.
Pada kesempatan itu Amran menyampaikan terima kasihnya kepada AIA dan Kementerian PUPR atas rencana perbaikan dan pemeliharaan rumah adat Atakkae. Menurutnya, AIA adalah salah seorang putra daerah yang sangat peduli dengan pembangunan di Wajo.
“Atas nama Pemkab Wajo menyampaikan terima kasih kepada Andi Iwan Aras, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada pemerintah dan masyarakat Kabupaten Wajo. Termasuk untuk rencana renovasi rumah adat Atakkae ini atas permintaan dan lobi beliau ke Kementerian PUPR,” ujar Amran.
Amran berharap kepada OPD terkait segera menyiapkan kelengkapan dan syarat yang diminta agar pelaksanaan renovasi rumah adat Atakkae bisa segera berjalan.
“Rehabilitasi kawasan Rumah Adat Atakkae menjadi penting dan menjadi salah satu perhatian kami mengingat hal tersebut bisa mendukung pengembangan kepariwisataan di Kabupaten Wajo,” jelas Amran.
Dia menjelaskan pariwisata bisa ikut mengembangkan sektor perekonomian lainnya. Apalagi selama pandemi hanya beberapa sektor perekonomian kita menurun produktivitasnya. Kita berharap dengan pengembangan sektor wisata ini bisa mendukung dan menggerakkan sektor perekonomian masyarakat kita yang lain sehingga program pemulihan ekonomi bisa terus berjalan. (ono/C)
