pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kinerja Dikeluhkan, Bupati Panggil Direktur RSUD

WAJO, BKM — Bupati Wajo, Amran Mahmud menyikapi keluhan keluarga pasien yang beredar di media sosial (medsos) mengenai pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lamaddukelleng.

Amran mengatakan segera memanggil pihak RSUD untuk klarifikasi. Dia meminta masyarakat agar tidak memberikan penilaian negatif sebelum mendapat keterangan dari dari kedua belah pihak.

“Kita panggil Direktur RSUD mendengarkan klarifikasi agar informasi berimbang,” ujar Amran, Minggu (12/9).
Hal ini menjadi perhatian karena berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat. “Termasuk jika ada kendala yang dihadapi pihak RSUD untuk segera dicarikan solusi. Pelayanan kepada masyarakat, apalagi terkait dengan keselamatan jiwa, harus maksimal,” ujap Amran.

Sebelumnya, Sabtu (11/8), keluarga pasien melalui video live streaming di media sosial (medsos) Facebook, mengeluhkan pelayanan RSUD Lamaddukelleng. Video itu kemudian dibagikan beberapa pengguna medsos.
Menyikapi hal itu, Direktur RSUD Lamaddukkelleng, Andi Ela Hafid, angkat bicara. Dirinya sudah memanggil penanggung jawab IGD dan ambulans untuk klarifikasi.
“Saya sudah memanggil penanggung jawab IGD dan ambulans. Kronologinya, pasien inisial A (21) masuk di IGD pukul 11.00 Wita karena kecelakaan lalu lintas dengan diagnosa trauma capitis sedang GCS 10,” ujar Andi Ela.
Petunjuk dokter IGD, penanganannya harus melalui Computerized Tomoghraphy (CT) Scan sehingga dirujuk ke semua RS di Makassar yang memiliki fasilitas dimaksud. Segera didaftarkan melalui aplikasi Sisrute agar pasien dipastikan siap diterima oleh RS tujuan.

Apalagi aplikasi Sisrute terkoneksi ke semua rumah sakit di Makassar. Aplikasi ini untuk mempermudah koordinasi dalam perujukan pasien. Aplikasi memungkinkan untuk mengetahui berbagai hal, termasuk kesiapan RS penerima, apa yang dibutuhkan oleh pasien yang akan dirujuk, ketersediaan tempat tidur agar pasien tetap terlayani dengan baik. Ketika semua siap, pihak RS penerima mengkonfirmasi kesiapan mereka melalui Sisrute.

“Sekitar pukul 17.00 Wita, RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar-lah yang merespons. Mereka meminta persyaratan sebagai lampiran termasuk persetujuan keluarga dilakukan penanganan operasi setelah tiba,” ungkapnya.
Pukul 19.30 Wita saat itu, dari 4 unit ambulans yang dimiliki, dua unit sementara merujuk dan satu unit membawa sampel swab PCR ke Labkesda Soppeng. Satu unit lainnya dalam proses perbaikan. Kita dengan cepat meminta Puskesmas terdekat untuk dukungan ambulans. Alhamdulillah, pukul 21.00 Wita ambulans Puskesmas Sabbangparu tiba dan langsung mengantar pasien.

Andi Ela juga menyampaikan pihaknya sudah berusaha maksimal dan sesuai prosedur, termasuk merujuk harus melalui aplikasi Sisrute dan melengkapi dokumen yang diminta oleh rumah sakit tujuan.
“Adapun kekurangan akan diperbaiki, termasuk kekurangan armada tahun ini kita pengadaan dua unit ambulans, yaitu ambulans emergency dan ambulans transport. Apalagi Bupati selalu menekankan kepada kami semua untuk senantiasa memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Andi Ela. (ono/C)




×


Kinerja Dikeluhkan, Bupati Panggil Direktur RSUD

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link