MAKASSAR, BKM–Belasan mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan dari kaum perempuan kembali berpeluang maju pada pemilu legislatif (pileg) Februari 2024 mendatang.
Para politisi perempuan yang berpeluang maju itu diantaranya Tenri Olle YL yang pernah maju sebagai caleg Partai Nasdem DPR RI, politisi Partai Golkar Rusni Kasman, politisi Partai Demokrat Aerin Nizar, politisi Partai Keadulan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Suzanna Kaharuddin, mantan caleg Partai Gerindra Misriani Ilyas, Andi hingga politisi Partai Hanura Faradila Abdal.
Unformasi yang dikumpulkan koran ini, Tenri Olle YL bisa jadi batal maju di pileg manakala melirik pemilihan bupati (pilbup) Takalar, sedangkan Suzanna dikabarkan akan bergabung dengan Partai Nasdem.
Mantan anggota DPRD Sulsel dua periode Suzanna yang dimintai komentarnya mengaku jika saat ini dirinya masih tercatat di PKPI.
Adapun Misriani Ilyas juga dikabarkan bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). “Dari mana dapat informasi “ujar Misriani Ilyas yang pernah tercatat sebagai anggota Fraksi Demokrat Sulsel ini.
Mantan anggota Fraksi Hanura DPRD Sulsel Faradila Abdal kini masih fokus mengembangkan usaha yang dirintisnya
Salah satu usaha yang dirintis yakni mengelola Coffee Shop yang terletak di Jalan Jipang Raya Kecamatan Rappocini Makassar yakni Law Coffee.
“Saya sekarang fokus usaha minuman dingin dan panas serta kue kue, dengan beberapa jenis makanan.
Saya ambil nama Law karena saya dan suami orang hukum
“ujar Faradillah baru-baru ini.
Putri mantan ketua DPD Partai Hanura Sulsel ini aktif bersama suami dan beberapa staf yang meracik minuman.
Sang ayah juga ikut mendukung langkah putrinya mengembangkan usaha. “Tentu saya memberikan dukungan kepada anak untuk mengembangkan usaha”ujar Ambo Dalle yang juga pernah duduk sebagai anggota DPRD Sulsel dua periode ini.
Ketika Faradila Abdal ditanya soal pilihan politik kedepan, dirinya mengaku masih mempertimbangkan banyak tawaran.
Sebelumnya, Faradila dikabarkan akan bergabung dengan Partai Nasdem atau PPP, namun diakuinya masih dalam pertimbangan, utamanya dari keluarga. “Belum ada , masih dipertimbangkan”pungkasnya. (rif)
