MAKASSAR, BKM– Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar memprediksi puncak musim hujan akan berlangsung mulai Oktober-November 2021. Meskipun sering terjadi hujan ringan di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan.
“Perakiraan hujan 2021-2022 di wilayah Sulawesi untuk wilayah Kota Makassar sendiri diperkirakan terjadi pada bulan antara Oktober hingga November ini musim hujan,” ujar Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, Rizky saat di konfirmasi, Kamis (16/9).
Menurutnya, walaupun sering terjadi hujan dengan intensitas ringan, bukan berarti petanda musim hujan. Sebab, musim hujan sudah masuk sejak Oktober-November 2021. Hal itu dipengaruhi pada dasarian II dan III.
“Curah hujan terukur di bawah 50 milimeter per dasarian selama tiga dasarian. Masuknya musim hujan di bulan Oktober-November, namun puncaknya musim hujan lebat akan terjadi dibulan Januari 2022. Jadi hampir merata mulai dari Pesisir Barat seperti Pinrang, Parepare, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Takalar, Jeneponto, Gowa,” jelasnya.
Namun BMKG juga perlu menginggatkan terkait intensitasi lebatnya curah hujan yang diprakirakan puncak terjadi di Januari 2022. Walaupun terjadi tanda-tanda masuk musim hujan di bulan September, dirinya mengaku hal itu masuk dalam kategori peralihan cuaca dari musim kemarau ke musim hujan.
“Kalau dilihat perkiraan cuaca wilayah Makassar dan beberapa wilayah, kami Analisis untuk saat ini di bulan September ini wilayah pesisir barat Sulsel kota Makassar ini sudah memasuki peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan,” bebernya.
“Jadi tanda-tandanya adalah di pagi hari menjelang siang itu udaranya panas, kemudian siang hingga sore hari nanti terdapat potensi pertumbuhan awan lebat yang menghasilkan hujan dengan intensitas ringan hinggalebat namun berdurasi singkat,” tambahnya.
Untuk data lokasi banjir nanti, BMKG juga memetakan beberapa wilayah namun untuk bulan Oktober-November di kota Makassar walaupun terjadi musim hujan belum ada perkiraan lokasi yang akan kebanjiran.
“Kerentanan Banjir juga ada Setiap dasar yang 10 harian, bulan Oktober dasar yang pertama masih kategori aman di wilayah Makassar, karena curah hujannya yang masih relatif kurang tinggi, masih aman. Hanya antisipasi di bulan Januari yang menjadi Puncak musim hujan kewaspadaan akibat bencana hidrometeorologi yang diakibatkan oleh curah hujan tinggi seperti banjir di kota Makassar,” paparnya.
Dirinya juga mengingatkan tentang potensi musim hujan lebat Januari 2022 diprakirakan ada indikasi terjadinya La Nina. “Tetapi untuk yang bulan sekarang bulan Oktober September dan awal Oktober nanti itu yang perlu diwaspadai adalah hujan-hujan berdurasi singkat tetapi dengan intensitas yang sangat bervariatif dari ringan hingga lebat,”tuturnya. (ita)
