Site icon Berita Kota Makassar

Gas Air Mata Kembali Disemburkan di Kandea

MAKASSAR, BKM — Aparat kepolisian Polrestabes Makassar melakukan pengamanan serta sterilisasi pasKa membubarkan bentrok dua kelompok warga yang kerap terjadi di wilayah perbatasan Kecamatan Tallo dan Bontoala, di wilayah Jalan Kandea.

Sterilisasi dilakukan di lokasi perbatasan guna mengantisipasi tawuran susulan. Di sisi lain, petugas menguber para pelaku tawuran. Sebelumnya, bentrokan terjadi pada Minggu (19/9), di Kandea, wilayah perbatasan Kecamatan Tallo dan Kecamatan Bontoala. Kedua kubu saling serang menggunakan batu dan panah (busur).

Aksi kedua kelompok ini pun tak berlangsung lama setelah petugas gabungan dari Polsek Tallo dan Polsek Bontoala diback up tim Penikam Polrestabes Makassar, tiba di lokasi.

Kedua kelompok sempat melakukan perlawanan kepada petugas kepolisian dengan melepaskan panah, upaya membuat pergerakan kedua kelompok bisa kabur dari sergapan petugas.
Meski begitu, tim gabungan berupaya menghentikan bentrokan tersebut sembari melepaskan gas air mata. Sehingga membuat kedua kubu berlarian dengan mengeluarkan air mata.
Menurut Komandan Tim Penikam Polrestabes Makassar, Iptu Arif Muda, aksi kedua kelompok yang bertikai sudah berulang kali.

”Sudah sering kali bentrok kedua kubu warga di Kandea. Dugaan penyebabnya dendam lama. Tapi bentroknya tak berlangsung lama, sebab kami petugas gabungan dengan cepat ke lokasi. Kami juga terus menyelidiki penyebab bentrok keduanya serta menguber para pelaku,” kata Iptu Arif Muda.

Personel kepolisian melakukan pengamanan di lokasi tawuran untuk menghindari bentrokan berlanjut.
”Kami petugas gabungan paska membubarkan bentrok kedua kelompok warga, kemudian melakukan sterilisasi dan pengamanan di lokasi. Sejumlah petugas juga terus mengimbau warga di lokasi agar menghentikan prilaku yang dapat memutuskan hubungan silaturahmi. Dan menyempaikan juga untuk menyayangi nyawanya dari tawuran. Sebab perihal itu perilaku konyol,” cetusnya. (ish/b)

Exit mobile version