PINRANG, BKM — Ketua TP PKK Kabupaten Pinrang Hj A Sri Widiyati Irwan menilai program kerja TP PKK Kabupaten Pinrang terus dioptimalkan guna mendukung upaya percepatan pencapaian 5 pilar STBM.
Program tersebut diantaranya pendampingan dan pelatihan Ibu Rumah Tangga untuk pembuatan barang kebutuhan rumah tangga dengan memanfaatkan sampah plastik.
“Hal ini akan mengurangi penggunaan kantong plastik kresek sekali pakai,” ungkap Sri.
Kadis Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidur Sudirman mengatakan program kerja OPD yang dipimpinnya mendukung penuh pencapaian 5 Pilar STBM diantaranya program TPS3R untuk menangani sampah rumah tangga di masyarakat.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Muh. Idris mengungkapkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Desa untuk memanfaatkan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa untuk mendukung penuh pencapaian 5 pilar STBM.
Kadis Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang Awaluddin Maramat mengungkapkan bahwa, program kerja dinas yang dipimpinnya memberikan ruang untuk mendukung pencapaian 5 Pilar STBM.
Salah satu upaya tersebut adalah dengan beroperasinya 2 buah kendaraan sedot tinja untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan sanitasi yang sehat.
Kadis Kesehatan Kabupaten Pinrang Dyah Puspita Dewi dihadapan tim penilai Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award memaparkan ada beberapa tantangan bagi Pemkab Pinrang dalam pencapaian program STBM tahun 2021.
Tantangan ini diantaranya adalah tingginya tuntutan masyarakat akan sanitasi yang layak dan aman, kondisi geografis kabupaten Pinrang yang terdiri dari daerah pesisir, dataran rendah dan tinggi yang menambah kesulitan Tim untuk melakukan sosialiasi dan pelaksanaan program STBM.
Untuk menjawab tantangan ini, lanjut Dewi, Pemkab menyusun sebuah strategi pencapaian 5 Pilar STBM dengan mengutamakan penyelesaian tantangan yang ditemui. (ady/C)
