MAKALE, BKM — Kasus kekerasan dalam rumah tangga kembali terjadi. Kali ini menimpa warga Toraja di Timika. Ibu Serlin Pare (35) yang tinggal di Nawaripi, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Papua meregang nyawa di tangan suaminya Habel, Rabu (22/9) malam.
Diduga ibu tiga anak asal Mendetek Makale yang sehari-harinya berjualan di Pasar Sentral Timika dianiaya suaminya Habel menggunakan kayu balok di Nawaripi, depan gereja Alfa Omega Mimika. Diduga penganiyaan hingga tewas itu karena dipicu api cemburu.
Adiknya korban, Serthin Linggi saat dikonfirmasi BKM, Kamis (23/9) membenarkan insiden tersebut. Kakaknya tewas ditangan suaminya Habel yang juga asal Sa’dan Toraja Utara.
Menurut Serthin, usai kejadian korban dilarikan korban ke RSUD Timika guna mendapatkan pertolongan medis. Tapi nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia gegara mengalami pendarahan hebat akibat hantaman balok di kepala sebelah kanan dan lengan kanan, dan lebam telinga keluar darah.
Menurut Serthin, kasus pembunuhan kakaknya sudah ditangani Polres Mimika, dan telah melakukan olah TKP. Jenazah Serlin juga sudah divisum dan Habel telah menyerahkan diri ke polisi.
Jenazah Serlin Pare akan dikebumikan di Toraja sementara pengurusan menunggu penerbangan ke Toraja. (gus/C)

