MAKASSAR, BKM — Unit Kegiatan Mahasiswa Peduli HIV/AIDS dan Napza (MAPHAN) Universitas Negeri Makassar menggelar Training of Trainer (ToT) Jilid 2 sebagai bagian dari pengkaderan. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dengan mengikuti protokol kesehatan di Rumah Adat Majene, Benteng Somba Opu. ToT berlangsung selama tiga hari, Jumat-Minggu, 24-26 September 2021.
Tema yang diusung, Membentuk Trainer yang Berkompeten dalam Pencegahan Penyebaran HIV/AIDS dan Penyalahgunaan Napza di Era Pandemi. Materi yang dibahas, yakni yaitu Komunikasi Massa, Identifikasi dan Penanganan Seorang Pecandu, Identifikasi dan Penanganan Seorang ODHA (Orang dengan HIV-AIDS), Teknik Advokasi Kasus, dan Teknik Penelitian. Kegiatan ToT dibuka secara resmi pada Jumat malam, 24 September 2021 oleh Dr. Idham Irwansyah Idrus,S.Sos., M.Pd. selaku dewan pembina UKM MAPHAN UNM periode 2020-2021.
Nuraidah dalam laporannya pada acara pembukaan, menyebut kepanitiaan di ToT ini sebanyak 22 orang. Sumber dana kegiatan berasal dari hasil kreatif seksi dana dan tambahan dari kepengurusan. ”Saya berharap semoga teman-teman peserta dapat memperhatikan dengan baik materi yang disampaikan. Semoga setelah kegiatan ini berlangsung teman-teman dapat menerapkan ilmu-ilmu yang diperoleh, sehingga mampu melakukan penyuluhan di mahasiswa dan masyarakat,” ujar Nuraidah.
Dijelaskan, ToT Jilid 2 adalah program kerja yang diwadahi oleh bidang pendidikan dan pelatihan. Kegiatan ini merupakan pengkaderan tingkat 2 di UKM MAPHAN UNM dengan tujuan meningkatkan wawasan dan keterampilan dalam menyuluh, sehingga mampu melakukan penyuluhan di masyarakat dan di mahasiswa.
”Jadi harapan saya kepada rekan-rekan seperjuangan dan adik-adik yang menjadi peserta pada kegiatan ini agar betul-betul memperhatikan materi dan arahan-arahan yang di berikan baik secara strukrual maupun kultural sehingga mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang ditanamkan, dan juga mampu menunjang visi organisasi,” tandasnya. (rls)
