MAKASSAR, BKM — Sebuah ruangan yang ditempati atau dihuni pasien Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi, Jalan Lanto DG Pasewang, Minggu (26/9), terbakar.
Sejumlah unit pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Maksssar yang mendapat laporan dan informasi, langsung bergerak mengarah ke lokasi kebakaran atau TKP untuk memadamkan api.
Sementara ruangan Meranti RSKD yang dihuni pasien ODGJ langsung diselamatkan atau dievakuasi petugas dan tenaga keamanan RSKD Dadi dari ruangan terbakar ke ruangan lainnya.
Kapolsek Mamajang, AKP Mariana Taruk Rante yang turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama anggota, mengemukakan, pada saat terjadi kebakaran di ruangan Meranti terdapat pasien ODGJ sebanyak enam orang. Mereka berhasil diselamatkan petugas.
Menurut Kapolsek Mamajang, sesuai infrmasi dari pihak RSKD Dadi, pasien ODGJ yang dirawat di ruangan tersebut merupakan pasien yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid. Seperti penyakit gula.
Dan sesuai laporan dan keterangan pihak RSKD Dadi menyebutkan, terjadinya kebakaran dipicu adanya korsleting listrik dari salah satu ruangan. Kemudian api dengan cepat membesar dan membakar ruangan atau kamar. Kapolsek Mamajang menambahkan, kebakaran ini sementara dalam penyelidikan aparat Polsek Mamajang untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran.
Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Hasanuddin yang dikonfirmasi, mengatakan pihak pemadam kebakaran dengan cepat bergerak ke lokasi setelah menerima informasi.
”Ada 15 armada dikerahkan ke lokasi kebakaran di RS Dadi pada kejadian Minggu (26/9). Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan di ruangan yang terbakar. Insiden itu tak menelan korban jiwa. Namun kami menduga jika penyebab kebakaran dipicu korsleting. Ruangan yang terbakar itu nyaris ludes. Beruntung api yang bersumber dibagian atap berhasil dipadamkan. Untuk memastikan lagi penyebabnya itu akan dijelaskan nanti petugas kepolisian,” pungkasnya. (jul-ish/b)
