Site icon Berita Kota Makassar

Tim PKM UMMA Latih Guru SMA Islam Atirah 1 Makassar

MAKASSAR, BKM — Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Muslim Maros (UMMA), Irsan dan Riskawati beserta tiga mahasiswa MIPA UMMA memberikan pelatihan bagi para guru IPA dan matematika di SMA Islam 1 Athirah Makassar. Program ini bertujuan agar guru MIPA mampu mengembangkan sendiri media pembelajaran berbasis laboratorium virtual, yang dapat menjadi salah satu solusi agar siswa dapat melakukan praktikum secara mandiri di rumah mereka masing-masing.

Selain melakukan pelatihan pembuatan laboratorium maya, pada kegiatan ini juga para guru dilatih untuk membuat dan mengolah pembelajaran blended learning menggunakan aplikasi pembelajaran jarak jauh, seperti Moodle dan Edmodo. Guru diharapkan mampu mengelola pembelajaran daring dengan teknologi komunikasi dan informasi. Sehingga, pembelajaran selama masa pandemi akan dapat mencapai kualitas yang diharapkan.

Ketua Tim PKM Irsan, menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk implementasi dari Tridarma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. “Kami dosen di perguruan tinggi, selain bertugas dalam proses pengajaran dan penelitian. juga berkewajiban melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Dengan kegiatan pengabdian ini diharapkan adanya pengamalan ilmu pengetahuan atau produk teknologi yang dapat dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Irsan, kegiatan ini awalnya direncanakan melalui pelatihan langsung. Namun karena tingginya kasus covid-19, menjadikan pelatihan ini dilakukan secara daring lewat aplikasi zoom meeting.
“Kegiatan ini sejatinya direncanakan pelatihan langsung di awal bulan Juli. Namun, lonjakan kasus covid-19 di pertengahan bulan Juni sampai saat ini, dan penerapan PPKM level 4 di kota Makassar, jadwal pelatihan diundur ke bulan Agustus dan dilakukan lewat daring. Walaupun daring, kami berharap tidak mengurangi kualitas dari kegiatan ini,’’ ujarnya.
Menurut Irsan, ada 13 guru mata pelajaran rumpun MIPA yang hadir dalam kegiatan. Kegiatan dilakukan secara daring selama satu hari penuh, yakni Sabtu 22 Agustus. Kemudian dilanjutkan dengan pendampingan selama kurang lebih sebulan, dan berakhir pada tanggal 22 September.
Dalam pendampingan ini, tim PKM akan memastikan peserta mampu menghasilkan minimal satu produk berbasis laboratorium virtual.
Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan PKM dari Kemendikbud Ristek. Selain produk dalam bentuk software pembelajaran berbasis laboratorium virtual yang dihasilkan oleh peserta. Kegiatan ini juga akan dipublikasikan baik melalui media cetak atau online. maupun melalui publikasi ilmiah seperti prosiding dan jurnal.

Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, berharap kegiatan ini betul-betul dapat dimanfaatkan oleh para guru untuk mengembangkan kompetensi dan pengalaman mereka dalam pembelajaran secara daring. Menurutnya, kegiatan seperti ini akan terus dilakukan oleh Kemendikbud Ristek melalui perguruan tinggi, sehingga kemampuan dan produk-produk yang dihasilkan oleh para dosen dapat bermanfaat ke masyarakat, khususnya sekolah. (rls)

Exit mobile version