MAKASSAR, BKM–Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Taufan Pawe (TP) masih terus menuai kritik dari sejumlah pengurus maupun kader partai yang dipimpinnya.
Ujian soliditas kader di daerah jadi pekerjaan rumah sebelum tiket menuju pemilihan gubernur (pilgub) Sulsel diraihnya.
Saat dikonfirmasi pihak Golkar Sulsel, terkait dinamika yang terjadi selama di musyawarah daerah (musda) TP melalui Wakil Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Zulham Arief mengatakan, riak-riak yang terjadi merupakan dinamika biasa yang terjadi pada organisasi.
Bahkan Sekretaris AMPG Sulsel ini menilai, penggiringan opini agar Golkar terlihat tidak kompak, merupakan cerminan jika kader tersebut sesungguhnya bukan kader Golkar. Karena faktanya setiap musda di 22 daerah sudah berjalan lancar.
“Kader itu harus menjaga marwah partai. Untuk 22 daerah sudah Musda, jelas katakan solid membesarkan Golkar, apalagi sebagaian sudah merampungkan struktur di tingkat kecamatan sampai desa,” jelas Zulham, Senin (27/9).
Zulham menjelaskan, penyebab riak-riak di beberapa daerah sebelum Musda sudah menjadi rahasia umum di internal Golkar. Dirinya menambahkan, keputusan dan kebijakan yang dilakukan Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe tidak pernah lepas dari koordinasi para petinggi DPP Partai Golkar.
Bagi dia tidak ada masalah, riak-riak sebelum musda, bagian darinya ini wujud kepedulian kader ke partai untuk membesrkan partai. Itu adalah bagian dari kedewasaan berpartai.
“Sehingga riak sebelum dan sesudah Musda DPD II Golkar tentu hal biasa dalam organisasi. Saya kira tak ada maslaah, pada intinya pak TP selesaikan Musda semua. Pasca musda kita fokus konsolidasi dan besarkan partai,” tuturnya.
Menurutnya, saat ini kader Golkar di Sulsel pada umumnya bersama ketua DPD II di 22 daerah yang telah menggelar Musda siap belerja membesarkan partai menghadapi pemilu 2024.
Zulham menilai bahwa saat ini Taufan Pawe belum berpikir untuk mengikuti kontestasi Pilgub Sulsel pasalnya TP masih fokus selesaikan pekerjaan pemerintahan di Parepare.
“Pak TP belum berpikir pilgub, karena masih banyak pekerjaan dibenahi di kota Parepare,” ungkapnya. (rif)
