PANGKEP, BKM — Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), mengatakan, pelibatan para peneliti dibidang perikanan dan pertanian tentu saja bertujuan untuk peningkatan dan pengelolaan hasil yang nantinya bermanfaat untuk masyarakat.
”Melalui kegiatan ini akan melakukan kolaborasi dengan para peneliti peneliti dibidang peeikanan dan pertanian untuk meningkatkan dan mengethhui permasalahan permasalahan yang ada di lapangan,” katanya, Rabu (29/9).
MYL menambahkan, apa yang menjadi persoalan atau permasalahan selama ini pada sektor perikanan dan pertanian, dengan pelibatana peneliti akan menemukan solusi.
”Tentunya kegiatan ini ke depannya saya harapkan mampu mendongkrak ekonomi masyarakat Kabupaten Pangkep,” ujarnya.
Lembaga Penelitian Pengembangan Masyarakat, Prof Andi Alimuddin Unde, mengatakan, akan berupaya bersama para peneliti dibidang pertanian dan perikanan Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui kolaborasi dengan Pemkab Pangkep memajukan sentra ekonomi masyarakat. Dimana, letak topografi Pangkep sangat mendukung dari sektor pertanian dan perikan dan merupakan faktor utama.
”Sumber daya alam Kabupaten Pangkep sangat mendukung, untuk peningkatan di sektor perikanan dan pertanian,” katanya.
Kepala Dinas Perikanan Pangkep, Andi Farida, dalam kegiatan itu memaparkan beberapa permasalahan yang ada di Kabupaten Pangkep. Seperti bandeng yang jadi primadona, garam yang hasil produksinya mulai meningkat, serta rumput laut yang mulai berkembang pembudidayaannya di masyarakat pesisir Kabupaten Pangkep.
Sedangkan Kepala Dinas Pertanian Pangkep, Agustina Wangsa, mengatakan, suatu kesyukuran besar bagi masyarakat Pangkep dengan adanya kegiatan ini.
”Kita berharap hasil panen bisa lebih meningkat. Seperti jeruk besar yang menjadi primadona kabupaten pangkep agar kiranya bisa memberi ilmu kemasyarakat seperti penanganan hama, pembibitan, dan peningkatan hasil panen,” katanya. (udi/c)

