BELOPA, BKM — Tim verifikasi nasional kabupaten/kota sehat (KKS) turun ke Kabupaten Luwu melakukan verifikasi lapangan. Rombongan disambut langsung Bupati Luwu, H Basmin Mattayang bersama Kapolres Luwu, AKBP Fajar Dani Susanto, Plt Pabung 1403 Palopo, Kapten CBA Marthen Luther, Ketua Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Luwu, Hj Hayarna Basmin di Aula Rujab Bupati, Selasa (28/9).
Program KKS bertujuan agar tercapai kondisi Kabupaten Kota bersih, aman, nyaman dan sehat untuk dihuni dan sebagai tempat bekerja bagi warganya dengan cara terlaksananya berbagai program-program kesehatan dan sektor lain sehingga dapat meningkatkan sarana, produktivitas dan perekonomian masyarakatnya.
Kepada Tim verifikasi, Basmin mengucapkan selamat datang dan memaparkan beberapa usaha dan terobosan yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyongsong penilaian Kabupaten Sehat
“Seiring dikeluarkannya peraturan bersama Mendagri dan Menkes Nomor 34 tahun 2005, nomor 1138/Menkes/PB/VIII/2005 tentang penyelenggaraan program kabupaten/kota sehat, oleh Gubernur Sulsel telah menetapkan program kabupaten/kota sehat sebagai keharusan untuk dilaksanakan oleh semua kabupaten/kota di sulawesi selatan sebagai salah satu upaya merealisasikan visi pembangunan berwawasan kesehatan yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat,” tandas Basmin.
Sebagai wujud kepedulian Pemkab terhadap terwujudnya kondisi kabupaten sehat Kabupaten Luwu dengan mengacu pada tatanan yang telah ditetapkan. Maka dibentuk forum kabupaten sehat Kabupaten Luwu sejak tahun 2011 sampai sekarang, dan yang terakhir dibentuk berdasarkan SK Bupati Luwu no.116/III/2020 tentang pembentukan pengurus forum kabupaten sehat Kabupaten Luwu tahun 2019-2024.
“Alhamdulillah, atas semua upaya yang telah dilakukan, Kabupaten Luwu telah meraih penghargaan Swasti Saba Padapa tahun 2013 klasifikasi dua tatanan, kemudian kembali meraih penghargaan Swasti Saba Padapa pada penilaian kabupaten/kota sehat tahun 2015 dengan 5 indikator tatanan dan pada penilaian tahun 2017 dengan lima tatanan meraih penghargaan Wiwerda. Tahun 2019 sebanyak enam tatanan tapi karena adanya proses transisi kepemerintahan sehingga Kabupaten Luwu belum sempat meraih penghargaan. Namun tahun ini Kabupaten Luwu kembali siap untuk mengikuti penilaian kabupaten/kota sehat dengan enam tatanan dan penuh harapan Kabupaten Luwu dapat meraih Swasti Saba Wistara tahun 2021,” tandasnya.
Berbagai upaya Pemkab dalam mewujudkan kabupaten/kota sehat, diantaranya dengan memprogramkan kegiatan yang mendukung keberhasilan mencapai kabupaten sehat. Pemkab Luwu juga menyediakan fasilitas berupa gedung yang representatif untuk sekretariat Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Luwu.
(*)
