pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dua Kader PPP Maros Terancam Dipecat

MAKASSAR, BKM–Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kabupaten Maros, Hasmin Badoa akan memberikan sanksi tegas kepada kader berlambang Ka’bah yang berinisial SS.
“Saya sebagai ketua partai pasti saya akan tunggu putusan hukum, kalau sudah ada pasti kita akan nonaktifkan dari DPR,” kata Hasmin Badoa saat ditemui di pengadilan tipikor Negeri Makassar, Kamis (30/9).
Menurut Hasmin Badoa, dewan keheromatan DPRD Maros akan melakukan klarifikasi terhadap SS. “Jadi besok (hari ini) dewan kehormatan DPRD akan rapat. Kami juga akan melakukan pemanggilan terhadap SS dalam waktu dekat ini,” ujarnya.

Anggota DPRD Maros ini pun menyebutkan merasa kaget, setelah mendengar laporan IMS di kepolisian. Karena kasus tersebut sudah lama tuntas. Bahkan keduanya pernah dimediasi dan sepakat damai.
“Dulu sudah (mediasi), kok bisa muncul lagi. Sudah ada pernyataan tertulis di notaris. Damai dengan kompensasi uang Rp80 juta,” tutupnya.
Bahkan dirinya kaget mengapa permasalah ini muncul kembali padahal sudah berdamai. “Kami kaget semua, makanya kami mau konfirmasi lagi kenapa ini bisa muncul lagi. Kalau itu benar adanya pasti kami pecat keduanya. PPP tidak anulir kalau kasus asusila, korupsi, dan narkoba. Kami pecat,” tegasnya.
Seperti diberitakan koran ini sebelumnya, seorang anggota DPRD Maros berinisial SS (36) baru saja merusak citra PPP atas adanya laporan dugaan kasus pencabulan terhadap seorang gadis bernisial IMS (25) yang juga mengklaim merupakan kader muda PPP.

Laporan tersebut sebelumnya telah diproses oleh tim penyidik atas dugaan pencabulan yang dilakukan anggota Fraksi PPP DPRD Maros berinisial SS.
Saat melapor, IMS mengaku telah dicabuli oleh SS beberapa kali dengan lokasi yang berbeda.
Dihadapan politisi, IMS mengaku jika dirinya cukup kenal dengan SS saat menawarkan kepada SS untuk berinvestasi pada usaha yang menjadi tempatnya bekerja sebesar Rp50 juta pada tahun 2018.
Setelah dekat, SS lalu meminta IMS datang kesebuah hotel untuk menerima pembayaran investasi tersebut. Setelah tiba pada sebuah hotel yang terletak di jalan Perintis Kemerdekaan, SS lalu meminta agar IMS naik langsung kekamarnya dengan alasan karena statusnya sebagai anggota dewan tak memungkinkan dia bertransaksi ditempat terbuka. (rif)




×


Dua Kader PPP Maros Terancam Dipecat

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link