GOWA, BKM — Kegiatan vaksinasi yang berlangsung di pelataran kantor Kejaksaan Negeri Gowa, Kamis (30/9) pagi sempat diwarnai kepanikan warga peserta vaksin yang sementara antre menunggu giliran. Penyebabnya,
seorang ibu rumah tangga yang datang diantar suaminya untuk vaksin, tetiba jatuh lemas usai disuntik.
Namun, suasana panik tidak berlangsung lama. Perempuan tersebut segera pulih kembali setelah beberapa tenaga medis dari Puskesmas Somba Opu dan Dinas Kesehatan Gowa membantunya untuk pulih. Ia diberi minum air dengan larutan gula. Hasilnya, ibu langsung membaik kembali dan diobservasi sementara oleh tim nakes sebelum kembali pulang ke rumahnya.
Kepala Bidang Layanan Kesehatan (
Kabid Yankes) Dinas Kesehatan Gowa dr Alamsyah yang hadir memantau pelaksanaan vaksinasi sinovac dosis kedua ini, membenarkan adanya seorang peserta vaksin sempat terjatuh lemas. Tapi tidak sampai pingsan.
“Betul, tadi ada yang jatuh lemas tapi tidak pingsan. Ibu itu rupanya tidak sarapan sebelum datang untuk vaksin. Dia datang diantar suaminya. Setelah ditangani dengan diminumkan air larutan gula, ibu itu sudah pulih. Alhamdulillah, ” jelas dr Alamsyah kemarin siang.
Menyusul kejadian tersebut, dr Alamsyah mengimbau seluruh warga yang hendak vaksin agar sarapan dulu. Tidur malam pun harus cukup, tidak boleh begadang. Sebab kurang tidurnya seseorang akan memengaruhi tekanan darah dan yang lainnya.
“Jadi sekali lagi kami sampaikan vaksin ini aman dan halal. Jangan sampai ada lagi yang pelintir karena kasus tadi. Kejadian yang dialami ibu tadi bukan karena efek vaksin. Tapi karena beliau tidak sarapan, ditambah karena kepanasan saat antre sehingga memicu kecemasan berlebihan, ” kata dr Alamsyah lagi.
Ditanya tentang identitas ibu rumah tangga tersebut, tidak ada yang mengetahuinya secara pasti. “Ibu itu terlihat pucat setelah 10 menit selesai vaksin. Kita belum tahu siapa namanya. Karna setelah dia divaksin sudah banyak warga lainnya yang vaksin. Antrean terus berjalan. Tapi setelah ibu itu diminumkan air teh manis, dia sudah segar kembali kemudian dibawa pulang oleh keluarganya,” jelas salah seorang nakes Puskesmas Somba Opu yang bertugas di halaman Kejari Gowa. (sar)
