MAKASSAR, BKM — Lima orang remaja digiring ke ruang unit Reskrim Polsek Rappocini. Kelima orang tersebut terdiri dari empat orang wanita dan seorang lelaki. Kelimanya diperiksa setelah sebelumnya digerebek dalam sebuah kamar kos diduga hendak berbuat tidak wajar.
Kanit Reskrim, Polsek Rappocini, Iptu Akhmad Risal, mengatakan, kelima orang diamankan tersebut menjalani pemeriksaan dugaan prostitusi.
”Jadi mereka kelimanya sebelumnya digerebek di sebuah tempat kos di Jalan Faisal. Orangtua dari kedua gadis remaja yang diamankan turun langsung menggerebek anaknya yang sebelumnya hilang selama sebulan,” kata Kanit Reskrim.
Perwira dua balok di pundaknya ini mengaku masih mendalami proses pemeriksaan terhadap masing-masing yang bersangkutan.
”Yang bersangkutan masih diperiksa. Hasil pemeriksaan sementara belum terkuak jika mereka terlibat prostitusi. Menurut keterangan gadis kakak beradik tersebut, mereka sejak kabur dari rumahnya menggunakan biaya hidup setelah menjual ponselnya. Meski begitu, kami masih dalami,” katanya, Minggu (3/10).
Sebelumnya, dua dari kelimanya masing-masing berinisial ST dan AY dikabarkan hilang. Orangtua keduanya kemudian mencari kedua anaknya tersebut. Sebulan lamanya ST dan AY tak kunjung pulang, hingga akhirnya orangtuanya pun turun mencarinya.
Alhasil, orangtuanya mendapat informasi bahwa kedua anak gadisnya tersebut tengah berada di sebuah tempat kos.
Tak butuh waktu lama. Orangtua kedua gadis remaja ini pun langsung ke tempat kos yang ditunjukkan di Jalan Faisal, pada Jumat (1/10). Kala sang ibu menggerebek, alangkah kagetnya melihat kedua anaknya ST dan AY bersama dua teman wanitanya serta seorang pria.
Aparat kepolisian kemudian langsung mengamankan kelimanya. Mereka digelandang ke Mapolsek Rappocini untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. (ish/b)
