PAREPARE, BKM — Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah tingkat SD dan SMP se Kota Parepare sudah melaksanakan berbagai rekayasa untuk memenuhi persyaratan protokol kesehatan (Prokes) covid-19 bisa terlaksana atas dasar persetujuan Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe.
Kepala SMPN 1 Kelurahan Mallusetasi Kecamatan Ujung Parepare Makmur merekayasa agar terhindar dari kerumunan ketika masuk pintu gedung sekolah termasuk dalam ruang kelas sekolah.
Makmur mengatakan kita membuka pintu kedua bagian belalang sekolah di Jalan Matahari sebelah utara dan pintu utama pada SMPN 1 dibagian selatan sekolah tersebut.
”Siap untuk dilaksanakan setelah Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe menyetujui apa saja yang menjadi dasar dari hasil yang ditetapkan menyangkut keselamatan bagi anak anak di sekolah,” tandas Taufan.
Selain membuka dua pintu, pihak sekolah memeriksa suhu panas setiap siswa ketika hendak masuk sekolah pada pukul 08,00 Wita disiapkan 20 alat pengukur suhu panas badan siswa dan jarak ketika berbaris masuk sekolah sebanyak 16 orang siswa setiap kelas.
Jumlah siswa SMPN 1 sebanyak 925 orang. Menjalani PTM di sekolah 300 orang perhari atau 16 orang setiap kelas dengan jam belajar mulai pukul 08.00- 11.00 Wita. Saat pulang dengan dijemput oleh orang tua atau keluarga siswa hanya dua kali seminggu PTM di sekolah dan bagi yang melalui belajar daring dari rumah juga kita tetap layani.
Disiapkan untuk divaksinasi bagi yang belum divaksin sebanyak 25 orang didaftar untuk divaksin di RS Regional Hasri Ainun Habinie atas permintaan RS tersebut.
Sementara Kepala SDN 5, H Masrum juga sudah melaksanakan persiapan PTM di sekolah. Termasuk meja belajar siswa diberi alat pelindung dan jarak dari antara meja kemeja yang lain sesuai Prokes covid-19. (mup/C)
