MAROS, BKM — Dalam rangka pencarian bibit-bibit pemain muda, beberapa klub sepak takraw yang bernaung dalam Wadah Persatuan Sepak Takraw Kabupaten Maros (PSTI) silih berganti melakukan turnamen antar klub.
Salah satunya, Mannaungi Open. Turnamen Mannaungi Open ini diikuti 24 klub dari berbagai daerah, seperti Makassar, Pangkep, Gowa, dan Maros. Turnamen bergengsi ini resmi dibuka Bupati Maros, Chaidir Syam, Sabtu (2/10).
Turnamen Mannaungi open ini diperkaraai warga lingkungan Mannaungi, Kelurahan Baju Bodoa, Kecamatan Maros Baru. Turnamen ini direncanakan berlangsung selama sebulan.
Ketua PSTI Kabupaten Maros, Andi Patiroi, mengatakan, pihak PSTI sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Menurutnya, semakin banyak turnamen semakin bagus. Ia juga berharap, dengan padatnya kompetisi antar klub, semakin memudahkan pencarian bibit-bibit pemain yang nantinya akan membawa nama harum Kabupaten Maros.
”Semoga ke depannya, Maros bangkit kembali. Karena beberapa tahun ini prestasi atlet sepak takraw Maros agak menurun. Padahal sebelumnya, Maros ini sebagai salah satu pencetak atlet yang berprestasi, baik tingkat nasional maupun internasional,” papar Andi Patiroi.
Hal senada diungkapkan Bupati Maros, Chaidir Syam. Ia berharap, dengan kegiatan kompetisi semacam ini dapat melahirkan bibit-bibit pemain muda. Selain bertanding untuk menang, lanjutnya, para peserta jiga harus tetap menjunjung sportivitas antar pemain. Kompetisi ini diharapkan juga sebagai ajang silaturahmi antar klub.
”Untuk lebih memajukan olahraga di Kabupaten Maros, pemerintah daerah akan terus berkolaborasi dengan semua pihak. Termasuk peningkatan sarana dan prasarana olahraga,” jelas Chaidir. (ari/c)

