MAKASSAR, BKM–Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan akan menggelar Rapat Koordinasi (rakorda) dalam rangka mengevaluasi dan menyusun strategi menghadapi pemilu tahun 2024 mendatang.
Rencana itu disampaikan Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan Andi Iwan Darmawan Aras di ruangannya, Selasa (5/10) kemarin.
Andi Iwan Darmawan Aras yang juga anggota DPR RI dua periode ini mengatakan rakorda nantinya akan dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Gerindra Ahmad Muzani dan Ketua PKK “Rakorda ini wajib di hadiri oleh seluruh Anggota Fraksi Gerindra se Sulsel serta Seluruh Pimpinan DPC Ketua dan sekretaris,” Tegas Andi Iwan Darmawan Aras.
Pada rakorda nantinya akan digelar pada 9 Oktober mendatang, ada beberapa poin penting yang akan dibahas dalam rakorda tersebut.
Salah satunya poin penting yang dibahas nantinya yakni tentang persiapan infrastruktur partai dalam menghadapi pemilu dan Pilpres dan menginventarisir potensi daerah serta kolaborasi kerja politik antara DPC dan anggota fraksi dalam pemilu akan datang
“Ada beberapa agenda yang akan kita bahas dalam rakorda termasuk kolaborasi anggota fraksi dan DPC dalam mendorong peningkatan suara partai pada pemilu akan datang, sebab kita mau kerja anggota DPC dan anggota Fraksi sejalan,”ungkapannya.
Wakil ketua Komisi V DPR RI tersebut juga menambahkan bila bukan cuma pimpinan DPC serta anggota fraksi yang akan datang ke rakorda nantinya, namun sudah ada beberapa kepala daerah yang diusung Pada pilkada 2020 lalu telah menyatakan siap menghadiri rakorda DPD Gerindra Sulawesi Selatan.
Ditanya soal apakah di rakorda juga akan di umumkan kepala daerah atau wakil kepala daerah yang akan bergabung bersama Gerindra, Andi Iwan yang kini menjabat sebagai ketua Kadin Sulsel ini mengatakan jika itu tidak dilakukan di acara tersebut.
“Tidak dilakukan pengukuhan kader baru, kita fokus pada strategi pemenangan pemilu, soal pengukuhan kader Baru Itu bisa saja dimana dan kapan saja,”jelasnya.
Meski rakorda nantinya akan dihadiri ratusan kader Gerindra, Andi Iwan menegaskan rakorda juga akan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, termasuk akane meminta kepada anggota fraksi dan u undangan untuk menunjukkan hasil PCR dan sertifikat vaksin yang dimilikinya.
“Jika mereka tidak bisa menunjukkan, maka jelas kami DPD akan menolak yang bersangkutan memasuki ruang forum rakorda Partai Gerindra,”tegas Andi Iwan. (rif)
