MAKASSAR, BKM–Mantan Wali Kota Makassar dua periode Ilham Arief Sirajuddin (IAS) kembali melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh partai politik di Sulsel.
Jika sebelumnya, IAS bertemu dengan Ketua DPW Nasdem Sulsel serta Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo, maka kali ini, IAS yang pernah tercatat sebagai calon Gubernur Sulsel bersilaturahmi dengan ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulsel, Azhar Arsyad.
Pertemuan dua sahabat karib ini berlangsung tiga jam di Kedai Papa Ong, Jalan Rusa, Selasa (5/10). Mereka terlihat ngobrol serius di salah satu ruangan tertutup kedai berkonsep rumah tua ini. Bermula habis Ashar berakhir jelang Isya.
Turut hadir dalam pertemuan itu Ketua DPC PKB Kota Makassar, Fauzi Andi Wawo serta mantan wakil wali kota Makassar, Syamsu Rizal (Deng Ical).
Azhar yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Sulsel ini hadir berkostum santai. Kaos abu-abu berkerah dan celana kain. “Demi silaturahmi ini saya ganti kostum di kendaraan. Belum sempat pulang ke rumah setelah dari kantor (DPRD-red),” ujar Azhar di sela-sela pertemuan.
Apakah pertemuan ini berkaitan dengan banyaknya tawaran gabung partai untuk IAS jelang musyawarah daerah (musda) Partai Demokrat yang belum memiliki kepastian jadwal? Azhar merespons dengan santai.
“Perlu diketahui, komunikasi PKB dengan IAS selaku politisi senior Sulsel akan selalu penting ada atau tidak ada agenda. Apalagi kalau ada!”, ucapnya sembari tertawa lepas bersama IAS.
Usai pertemuan, Bang Uci membenarkan obrolan tiga jam itu lebih banyak membahas peta politik jelang Pileg dan Pilpres.
“Khusus soal Sulsel juga kita bahas, tapi bukan politik namanya kalau harus dibuka semua. Ada deh,” ucapnya menajamkan rasa ingin tahu beberapa wartawan yang sempat hadir.
Perjalanan politik IAS dengan PKB Sulsel memang cukup panjang. Saat pemilihan wali kota 2008, PKB salah satu pengusung IAS. Begitu juga ketika IAS maju sebagai cagub Sulsel berpasangan Aziz Qahhar Mudzakkar. Terakhir, dua sahabat karib ini kembali berjuang bersama menghadapi pilwali di barisan Deng Ical-Fadli Ananda. (rif)
