MAKASSAR, BKM — Rusli (22), warga Jalan Inspeksi Kanal bernama Rusli (22), pada Minggu petang (3/10) sekitar pukul 17.30 Wita, pergi membeli kue di Jalan Badak. Tepatnya di depan penjual bakso Ces.
Tidak berselang lama, Rusli didatangi sekelompok preman. Tanpa bertanya, langsung mengancam korban dengan busur. Sehingga korban melarikan diri ke Jalan Onta Lama, tepat di depan penjual bakso Ces.
Di tempat itu, Rusli langsung dipanah di bagian perutnya sebelah kanan. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Setelah para pelaku menganiaya korbannya, mereka langsung melarikan diri.
Menerima laporan adanya penganiayaan tersebut, anggota Polsek Mamajang langsung turun melakukan pencarian para pelaku. Akhirnya, pada Rabu (6/10), tiga orang pelaku berhasil dibekuk di tempat terpisah.
Mereka yang dibekuk masing-masing adalah Nur Alif alias Alif (19), warga Jalan Onta Baru, Makassar. Kemudian Muh Reyhan Polo Padang alias Rehan (17), juga dibekuk di Jalan Onta Lama lr IV. Selanjutnya, Muh Irham Alingga (16), dibekuk di Jalan Tritura Blok A3, Manggala, Makassar.
Selain mengamankan ketiga pelaku, petugas kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa mangkok kaca bakso dan satu buah sendok penggorengan.
Kanit Reskrim Polsek Mamajang, Ipda Gunawan Amin, mengemukakan, korban dipanah para pelaku pada Minggu sore (3/10). Saat itu korban berboncengan sepeda motor bersama temannya bernama Bachtiar untuk membeli kue di Jalan Badak Tengah.
Sesampainya korban di Jalan Badak Tengah, korban didatangi Aldi (DPO) bersama temannya langsung mendekati korban dan mengancam korban menggunakan busur.
Saat itu juga korban langsung kaget dan melarikan diri. Korban berlari ke arah Jalan Onta Lama dan bersembunyi di dalam warung bakso Cez. Namun lelaki Aldi dan teman-temannya kembali mengejar korban hingga ke Jalan Onta. Di warung bakso Cez, dan lelaki Mamat juga masih DPO (daftar pencarian orang) mengeluarkan busur dan mengenai korban di bagian perut sebelah kanan.
Sedangkan Nur Alif alias Alif masuk ke dalam warung dan melemparkan korban dengan mangkok kaca. Disusul Muh Irham Alingga juga masuk dengan membawa gunting dan melemparkan ke arah korban.
Sementara Reyhan Polo Padang alias Reyhan berada di depan gerobak warung bakso Cez memegang tong sampah untuk dilemparkan ke arah korban. Setelah itu, korban berlari keluar dari warung bakso Cez memegang bangku kursi kayu dengan tangan kirinya sebagai penahan hantaman busur.
Korban juga memegang parang pendek di tangan sebelah kanannya. Atas kejadian itu, anggota Polsek Mamajang turun ke lapangan mengamankan lokasi. Para pelaku yang diamankan sementara masih menjalani pemeriksaan. (jul)
