Site icon Berita Kota Makassar

Pengelola Perpustakaan Desa Dilatih Aplikasi

MALILI, BKM — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu Timur bekerjasama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel menggelar sharing sesion dengan pengelola perpustakaan desa dalam penggunaan aplikasi inlislite versi terbaru di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu Timur, (6 – 7/10).
Kegiatan dalam rangka meningkatkan pengelolaan Perpustakaan Desa di Kabupaten Luwu Timur utamanya penggunaan Aplikasi Inlislite. Peserta adalah seluruh Pustakawan dan pengelola perpustakaan di Kabupaten serta para pengelola perpustakaan desa.

Sharing session penggunaan Inlislite menghadirkan dua orang Pustakawan Madya dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel yakni Desy Selviana, S.Sos. M.I.Kom dan Hj. Nurmiati, S.Sos. dan 1 orang Tenaga Teknis, Afzazul Rahman, S.IP.

Inlislite merupakan perangkat lunak (software) aplikasi otomasi perpustakaan yang dibangun dan dikembangkan oleh Perpusnas sejak tahun 2011. Aplikasi Inlislite memiliki beragam manfaat untuk pengelola perpustakaan, diantaranya membantu pengembangan otomasi perpustakaan di seluruh Indonesia.

Sebagai tool perpustakaan digital untuk mengelola koleksi full teks dan multimedia, membantu dalam pembentukan katalog elektronis berbasis MARC untuk Indonesia (INDOMARC). Melaksanakan program nasional diamanatkan kepada Perpusnas untuk menghimpun data koleksi nasional dalam sebuah Katalog Induk Nasional (KIN) dan Bibliografi Nasional Indonesia (BNI) dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
Membantu pembentukan Katalog Induk Daerah (KID) dan Bibliografi Daerah (BiD) yang diselenggarakan oleh perpustakaan umum provinsi bersama mitra kerjanya di tingkat kabupaten dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu Timur, Satri mengatakan tujuan pelatihan ini untuk memperkenalkan aplikasi perpustakaan inlislite dari Perpusnas RI bagi Perpustakaan Desa baik yang sudah menggunakan ataupun yang belum.
“Kita berharap dengan pelatihan singkat ini diharapkan nantinya mampu memberikan pemahaman yang lebih baik lagi bagi pengelola perpustakaan di Kabupaten Luwu Timur,“ tandas Satri. (rls)

Exit mobile version