MALILI, BKM — Hari kedua Tim Verifikasi KKS Nasional melakukan penilaian disejumlah tatanan di Kecamatan Nuha. Rombongan tim verifikasi meninggalkan Rumah Dinas Bupati Luwu Timur menuju Kecamatan Nuha sekitar pukul 8.30 pagi, Sabtu (9/10).
Tim Verifikasi KKS Nasional dipimpin Kristin Darundiyah dari Kemenkes RI langsung memantau Pokja Sehat Kelurahan Magani dilanjutkan verifikasi Terminal Magani, verifikasi bank sampah Delima, kunjugan herbal toga, verifikasi pasar Malindungi dan forum Kecamatan Nuha.
Tim Verifikasi memantau tatanan kehidupan masyarakat sehat di RS PT. Vale Indonesia, kemudian menuju ke Nursery, lalu memantau Pantai Ide Sorowako sebagai kawasan Pariwisata Sehat dan terakhir verifikasi TK YPS Lawewu dan malam harinya dilanjutkan ramah tamah.
Selain Ketua Forum KKS Kabupaten Luwu Timur, Hj. Sufriaty Budiman, juga ikut mendampingi rombongan tim Verifikasi KKS Nasional, Asisten Pemerintahan, Dohri As’ari, Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, dr. April dan beberapa Kepala OPD Pemkab Luwu Timur.
Tim melakukan verifikasi dokumen ditiap-tiap tatanan yang dikunjungi, tim juga melakukan pembinaan terkait hal-hal apa saja yang perlu dibenahi untuk memaksimalkan seluruh tatanan agar sesuai harapan.
Secara umum keselarasan antara dokumen yang diserahkan dengan fakta dilapangan sudah selaras. Namun melihat potensi SDA dan SDM di daerah sangat wajar jika berharap lebih untuk Kabupaten Luwu Timur.
“Saya berharap lebih untuk Luwu Timur, meski berada jauh di perbatasan namun melihat potensi SDA dan SDM yang ada. Saya optimis daerah ini kedepan bisa jadi pilot project KKS,” ungkapnya.
Ketua Forum KKS Luwu Timur, Hj. Sufriaty menyampaikan terima kasih atas kerjasama seluruh elemen terkait baik itu Pembina maupun Forum KKS. Menurutnya, program KKS ini ibaratnya seperti belajar kembali. Pasalnya, kata Sufriaty, meskipun Luwu Timur sudah meraih kategori tertinggi pada 2019 lalu yakni Swasti Saba Wistara, namun masih berada dilevel pertama.
“Itu artinya kita masih mengikuti program KKS ini untuk naik tingkat ke level berikutnya. Semua ini membutuhkan kerjasama kita semua,” katanya. (rls)