LUWU, BKM — Banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Walenrang-Lamasi (Walmas) menyisakan persoalan bagi para korban. Selain kebutuhan makanan, warga yang terdampak juga sangat membutuhkan pasokan air bersih.
Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Luwu, Syahruddin Syarif mengatakan bahwa pihaknya telah berusaha memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat.
“Pascabanjir di Walmas kami telah melakukan beberapa kegiatan, seperti menyalurkan bantuan sembako berupa beras, mi instan, telur dan air mineral,” kata Syahruddin Syarif
, pekan lalu.
Selain menyalurkan bantuan sembako, PDAM juga mengerahkan satu unit armadanya untuk memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang
.
“Kita akan terus memberikan bantuan air bersih dalam beberapa hari ke depan. Setiap harinya kita pasok air bersih sebanyak 10 kubik atau sama dengan 10 ribu liter,” jelasnya.
Menurut Syahruddin Syarif, pihaknya mengalami kendala dalam menyuplai air bersih tersebut karena keterbatasan armada, sehingga penyaluran air bersih belum maksimal dilakukan.
“Kami hanya memiliki satu mobil tangki sehingga belum bisa memenuhi kebutuhan air bersih semua masyarakat yang terdampak banjir setiap harinya,” ujarnya. (*)
