Site icon Berita Kota Makassar

Perempuan Berkalung Huruf R Tewas di Kebun

GOWA, BKM — Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di tengah perkebunan di Kampung Kalukua, Dusun Kalukuloe, Desa Tanete, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Jumat (8/10) sekitar pukul 16.30 Wita. Hingga Minggu sore (10/10), identitas perempuan tersebut belum juga diketahui. Termasuk penyebab kematiannya.
Mayat wanita ini diperkirakan berusia 40 tahun dengan ciri-ciri rambut ikal (keriting). Jasadnya pertama kali ditemukan oleh seorang bocah penggembala sapi bernama Jamil, berusia 11 tahun. Menurut pengakuan Jamil, saat dirinya hendak menjemput sapinya yang digembala di kebun tersebut pukul 15.00 Wita sore hari, ia mencium bau menyengat.

Mayat yang sudah berbau itu terlihat Jamil dengan posisi melintang di kebun milik Dg Ci’ri.

“Saksi kemudian berlari pulang meninggalkan sapinya menuju ke perkampungan di Kalukuloe. Dia memberitahu warga bahwa ada orang meninggal di kebun. Warga lalu menyampaikan ke kepala RK bernama Abd Salam. Pak RK inilah yang melaporkan ke Polsek Tompobulu dengan LP Nomor: LS/03/XI/2021 tanggal 8 Oktober 2021. Mayat itu tanpa identitas,” kata Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Boby Rachman yang menuju TKP bersama Tim Inafis dan Biddokkes Polda, Sabtu (9/10).

Dikatakannya, sebelum tim Dokpol Bidokkes tiba, petugas Polsek Tompobulu mengamankan TKP dengan memasang garis polisi sekitar pukul 17.00 Wita.
“Kasus penemuan mayat ini sementara dalam lidik. Motif kematian korban kami belum tahu. Termasuk identitasnya. Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat secara umum agar segera melapor jika ada salah satu anggota keluarganya tidak ada atau hilang. Jangan sampai mayat yang ditemukan di kebun tersebut adalah anggota keluarga yang dicari,” ujarnya.

Saat ini, kata AKP Boby Rachman, pihak kepolisian telah mengambil keterangan tiga orang saki. Masing-masing Jamil, bocah penggembala sapi yang pertama kali menemukan mayat, Ketua RK Abd Salam (50), dan pemilik kebun Dg Ci’ri (50).

“Motif dari kematian mayat ini belum diketahui. Namun di sekitar lokasi ditemukan satu helm warna biru, sepasang sandal warna cokelat muda, dan selembar masker. Saat ini kasusnya ditangani Satreskrim Polres Gowa, Polsek Tompobulu, dan Resmob Polda Sulsel,” tambah AKP Boby Rachman.
Kembali dihubungi, Minggu (10/10), AKP Boby mengatakan, identitas mayat tersebut belum diketahui. Hingga kemarin masih berada di Rumah Sakit Umum (RSU) Bhayangkara, Makassar.
”Belum ada satupun keluarga masyarakat Gowa yang datang melaporkan kehilangan keluarga,” ujarnya.

Boby menambahkan, dari hasil pemeriksaan terhadap jasad korban, diketahui memiliki tinggi badan 155 sentimeter dan berat sekitar 50-60 kg. Ditemukan beberapa properti milik korban yang dipakai saat ditemukan, yakni
ikat rambut warna cokelat, gigi depan agak maju (protusi).
Terdapat gigi palsu pada bagian kanan atas. Menggunakan switer hitam merk Volcom. Mengenakan baju longdress warna hitam terusan motif bunga, rok warna hitam, serta jilbab warna pink. Menggunakan sarung tangan hitam, kaus kaki warna krem hitam, sendal slop warna cokelat, kacamata berbahan plastik warna emas.

Ada pula kalung silver berliontin R. Anting emas berbentuk lonjong permata. Cincin emas batu permata warna merah. Cincin emas permata biasa. Cincin besi putih. Gelang besi motif ulir. Jam tangan merk Tissot, serta helm biru merk KYT.
(sar)

Exit mobile version