MAKASSAR, BKM — Seleksi kompetensi bagi peserta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) non-guru Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar telah usai. Sebanyak 20 peserta dipastikan tak lulus.
Sebanyak 151 peserta telah mengikuti ujian yang dipusatkan di Celebes Convention Center (CCC), Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, Senin (11/10), lalu.
Kepala Bidang Pengadaan dan Informasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar, Muh Ilham Rasul, mengatakan, ada 171 orang yang dijadwalkan mengikuti ujian, namun 20 peserta tidak hadir tanpa keterangan.
“Peserta yang tidak hadir ataupun terlambat langsung kita diskualifikasi. Itu sanksinya dan sudah kita sampaikan sebelumnya,” kata Ilham, Rabu (13/10).
Ilham menyebutkan ada tiga materi seleksi kompetensi. Yakni, materi kompetensi teknis, manajerial, dan sosial kultural. Proses seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT).
Kata dia, peserta PPPK Non-Guru memperebutkan 13 formasi yang dibuka Pemkot Makassar. Rinciannya, empat formasi ahli pertama pamong belajar, tujuh formasi ahli pertama perencana, dan dua formasi ahli pertama pengelola pengadaan barang dan jasa.
“Jadi khusus untuk PPPK Non-Guru itu ada 13 formasi yang dibuka. Tidak ada tenaga medis,” ucap dia. (rhm)
