Site icon Berita Kota Makassar

Goverment Centre Pusat Layanan Publik

MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar berencana membangun Goverment Centre yang dikemas menjadi mal pelayanan publik.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengatakan nantinya, semua instansi yang berhubungan dengan pelayanan publik akan dipusatkan di Goverment Centre.

“Jadi semua organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkaitan dengan pelayanan publik akan ditempatkan di Goverment Centre, agar orang yang membutuhkan pelayanan tidak perlu kemana-mana. Cukup datangi mal pelayanan publik itu,” ungkap Danny, kemarin.
Untuk mewujudkan rencana tersebut,Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menganggarkan melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2022. Anggaran proyeknya sebesar Rp200 miliar.
“Anggarannya kita mau masukkan di APBD Pokok 2022. Target bersama segala isi-isinya dengan tujuh lantai itu sekitar Rp200 miliaran,” ujar Danny.

Danny menuturkan, dengan adanya Government Center ini masyarakat tidak perlu lagi bolak-balik mencari kantor pelayanan publik. Semua sudah dipusatkan. Jaraknya juga jauh lebih dekat.
“Lahan kita 14 ribu meter persegi. Dekat dengan balai kota, dekat pelayanan publik, dekat masyarakat. Supaya semua dekat, transportasi juga dekat. Nanti kita sambungkan,” sebutnya.
Danny mencontohkan, kantor dinas pendidikan (disdik), dinas kependudukan dan pencatatan sipil (disdukcapil), hingga badan pendapatan daerah (bapenda) Kota Makassar yang ada saat ini jaraknya saling berjauhan. Itulah yang kerap jadi keluhan masyarakat.
“Pelayanan publik itu sudah ada di mana-mana. Kita bikin bagus lagi, jadi masyarakat mudah. Negara lain juga begitu. Di megara maju dikonsentrasikan di situ,” katanya. (rhm)

Exit mobile version