STRUKTUR kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Makassar terkesan muncul kekecewaan dari para tokoh maupun kader yang dikenal cukup dekat dengan mantan ketua DPD I Golkar Sulsel Nurdin Halid (NH).
Dua kader Golkar loyalis NH yakni Wahab Tahir serta Andi Nurhaldin yang tak lain adalah putra NH.
Keduanya tidak terpilih sebagai sekretaris dan bendahara Golkar Makassar. Padahal Wahab tahir itu pernah menjabat sekretaris saat Golkar Makassar dipimpin Farouk M Betta. Saat ini Wahab menjabat ketua Fraksi Golkar DPRD Makassar dan ketua Komisi D. Adapun Nurhaldin masih tercatat sebagai Wakil ketua DPRD Makassar.
Wahab mengaku tidak masalah jika dirinya tidak diakomodir sebagai sekretaris atau pengurus harian. “Tidak masalah saya tidak diakomodir, yang penting tidak dipecat,”ucap Wahab.
Sebelumnya, banyak loyalis NH lebih dahulu tersingkir saat TP menjabat sebagai ketua Golkar Sulsel. Mereka mulai dari Imran Tenri Tata, Farouk M Betta, John Rende Mangontan, Irwan Muin dan Armin Mustamin Toputiri. Bahkan Fachruddin Rangga yang dikenal dekat dengan mantan ketua Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo juga belum diberi peran yang berarti. Armin Mustamin yang dimintai komentarnya soal belum diberikan peran oleh TP hanya tersenyum. Hal sama saat Faruk M Betta yang dimintai tanggapannya. Aru-panggilan akrab mantan Ketua DPRD Makassar ini mengaku tidak ingin menanggapi soal tersebut. (rif)
