BARRU, BKM — Bupati Barru Suardi Saleh melaunching aplikasi Sistem Manajemen Pajak dan Retribusi Daerah (Simpada)di lantai 6 Menara Pemkab Barru, Rabu (13/10). Program ini merupakan bagian dari inovasi yang terus dilakukan Bank Sulselbar dalam rangka membangun sistem manajemen secara digital.
Saat launching Suardi didampingi Direktur Operasional dan TI Bank Sulselbar, Irmayanti Sulthan dan Pimpinan Bank Sulselbar Cabang Barru Syahrir Fajruddin, serta Plt Kepala Bapenda Pemkab Barru Ushuluddin bersama sejumlah pejabat Bank Sulselbar dan pejabat Pemkab.
Direktur Operasional dan TI Bank Sulselbar, Irmayanti Sulthan menyatakan peluncuran aplikasi Simpada di Barru merupakan kabupaten kota ketiga di Sulsel yang melaunching aplikasi ini.
“Bank Sulselbar memilih Kabupaten Barru menerapkan aplikasi Simpada karena adanya support dan dukungan penuh dari bapak Suardi Saleh sebagai bupati sehingga kami memperoleh kemudahan dalam menerapkan aplikasi tersebut,” kata Irmayanti.
Aplikasi Simpada akan memberikan kemudahan pelayanan kepada pihak Pemkab dan masyarakat secara umum untuk membayar berbagai jenis pajak dan berbagai model pelayanan lainnya. Sementara itu Bupati Barru Suardi Saleh mengapresiasi langkah dan upaya pihak Bank Sulselbar dalam menerapkan sistem digital melalui aplikasi Simpada ini.
“Kesyukuran kami semakin berlipat karena dalam launching aplikasi Simpada ini, dihadirkan sejumlah kepala desa untuk diberikan penghargaan dalam pencapaian setoran pajak. Begitu pula dengan penghargaan serupa yang diberikan Bank Sulselbar kepada para pengusaha yang menyetorkan pajak sesuai jumlah dan tepat waktu,” kata Suardi.
Suardi menyambut positif peluncuran aplikasi Simpada karena dengan pelayanan ini. Maka bisa menumbuhkan sikap optimis bahwa perekonomian kita akan semakin meningkat.
“Apalagi saat ini Pemkab mengalami penurunan dalam berbagai item alokasi anggaran, mulai dari PAD hingga DAK terjadi penurunan. Beruntung anggaran sektor kesehatan kita mengalami peningkatan. Hal ini tidak terlepas dari adanya peran kuat anggota Komisi IX DPR RI drg. Hj Hasnah Syam,” pungkasnya. (udi/C)
