MAKASSAR, BKM — Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, dr Arman Bausat, mengatakan,saat ini kasus covid-19 di Sulsel nyaris melandai.
“Kasus sekarang tetap melandai. Kasus harian tidak pernah melewati 25, rata-rata yah. Kita kumulatifkan kabupaten kota,” kata dr Arman Bausat, Kamis (14/10).
Jadi walaupun kasusnya melandai terus, kita tetap harus waspada bagaimana, apalagi sekarang kan sudah mulai pulang ini tim tim PON Papua, di mana kita tahu ada banyak kasus ditemukan di Papua.
“Makanya kerjasama dengan satgas provinsi dengan satgas pusat semua atlet official PON Papua harus kita PCR dulu untuk memastikan dia negatif,” terangnya.
Kalau ternyata dia positif, dia harus isolasi di FIT, kalau dia tidak apa apa dia boleh bergabung dengan keluarga. Itu upaya untuk tetap menjaga kondisi memitigasi kemungkinan meningkatnya kasus.
Upaya lain kita melakukan tracing, mencari. Jadi kita mencari kita ada mobil PCR yang bergerak. Jadi kalau ada tempat keramaian kita spot. Lima orang kita spot tes PCR.
Upaya lainnya, FIT juga kita tetap siagakan baik di BPSDM maupun di Asrama Haji tetap kita siagakan. Pemprov Sulsel tidak ingin lengah dengan kasus covid-19 saat ini. Potensi klaster PON Papua perlu diantisipasi.
dr. Arman Bausat menegaskan penyebaran virus Covid-19 harus tetap diwaspadai. Terutama bagi atlet yang baru saja pulang bertanding.
“Jadi walaupun kasusnya melandai terus, kita tetap harus waspada bagaimana, apalagi sekarang kan sudah mulai pulang ini tim tim PON Papua, di mana kita tahu ada banyak kasus ditemukan di Papua,” katanya.
Untuk itu, Pemprov Sulsel mewajibkan semua atlet yang berlaga di PON beserta official untuk melakukan swab PCR terlebih dahulu. Ditambah isolasi mandiri selama lima hari.
“Makanya kerjasama dengan satgas provinsi dengan satgas pusat semua atlet official PON Papua harus kita pcr dulu untuk memastikan dia negatif,” ungkapnya.
Ia menyebut, atlet akan melakukan tes PCR sehari setelah tiba dari Papua. Kemudian hari keempat bakal dites kembali dengan PCR. jika negatif, barulah dibolehkan berkumpul dengan keluarga.
“Kalau ternyata dia positif, dia harus isolasi di FIT, kalau dia tidak apa apa, dia boleh bergabung dengan keluarga,” tegasnya.
“Itu upaya untuk tetap menjaga kondisi memitigasi kemungkinan meningkatnya kasus,” pungkas Dirut RSKD Dadi itu.
Sebelumnya, sebanyak 85 atlet dan official PON Papua dinyatakan positif covid-19. (jun)
