Site icon Berita Kota Makassar

TP Bisa Terganggu Dengan Kisruh Golkar Makassar

MAKASSAR, BKM–Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel Taufan Pawe (TP) bisa terganggu dengan kisruh yang terjadi di dalam tubuh Golkar Kota Makassar.
Informasi yang dikumpulkan koran ini, ketua Golkar Makassar terpilih Munafri Arifuddin alias Appi merasa kurang nyaman dengan struktur kepengurusan yang telah mendapatkan surat keputusan (SK) dari Golkar Sulsel tertanggal 27 September 2021 dan baru diumumkan Rabu (13/10).

Setelah menunggu tujuh bulan hingga DPD I menyetujui usulan komposisi pengurus, Appi dikabarkan masih belum respek dengan nama pengurus dalam SK tersebut. Ada sejumlah pengurus dinilai kurang dapat bekerjasama dengan Appi untuk membangun partai kedepan.
Tak hanya itu, kisruh itu bisa juga mengarah pada dukungan partai berlambang pohon beringin rindang jelang kotentasi pemilihan gubernur (pilgub) Sulsel 2024 mendatang.

Apakah, Golkar Makassar tetap menjagokan TP sebagai bakal calon gubernur, atau mantan ketua Golkar Sulsel Nurdin Halid, bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, bupati Bone Andi Fahsar Padjalangi, bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak, bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani atau bahkan wakil ketua umum DPP Golkar Erwin Aksa.
Jika kisruh ini terus berlanjut, maka akan menambah kisruh yang telah muncul di sejumlah daerah, mulai dari Gowa, Takalar, Jeneponto, Sinjai, Maros, Barru, Enrekang, Tana Toraja, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara hingga Parepare.
Pemerhati politik yang juga Direktur Nurani Strategi Dr Nurmal Idrus menilai jika Sikap Appi belum tentu adalah penolakan. “Saya belum dapat menilai ketakhadiran Appi sebagai penolakannya atas SK itu. Tapi, memang Golkar harus segera melakukan banyak pembenahan di internalnya. Itu hal yang wajib dilakukan karena saya melihat Golkar belum terkonsolidasi dengan baik hingga hari ini,”jelas Nurmal yang pernah tercatat sebagai Ketua KPU Makassar ini, Kamis (14/10) kemarin. (rif)

Exit mobile version