MAKASSAR, BKM — Keterampilan di abad 21 menekankan pada tiga perangkat keterampilan atau biasa juga dinamakan 3 LS, yaitu learning skills (keterampilan belajar), life skills (keterampilan hidup), dan literacy skills (keterampilan literasi).
Karena keterampilan abad 21 menjadi topik populer di semua jenjang pendidikan, dari pendidikan anak usia dini hingga pendidikan tinggi, menginspirasi Muh Hasbi untuk melakukan riset bagaimana implementasi keterampilan abad 21 dalam pembelajaran prosa di perguruan tinggi.
Dosen Sastra Inggris FBS UNM ini merencanakan riset di tiga lokasi, yaitu UNM, UIAM, dan UMI. Muh Hasbi akan memotret situasi pembelajaran prosa yang berbasis keterampilan abad 21 yang terintegrasi dengan 4 C, yaitu critical thingking, creativity, collaboration, dan communication.
Usul proposal riset Muh Hasbi diajukan dalam seminar proposal disertasi, Senin, 18 Oktober 2021 via virtual zoom meeting di depan tim penguji Prof.Dra. Murni Mahmud,M.Hum., Ph.D. selaku ketua/promotor, Dr. Abdul Halim,M.Hum. selaku sekretaris/kopromotor, dan anggota penguji Prof.Drs.Muhammad Basri, M.A., Ph.D., Prof.Dr. Syukur Saud, M.Pd., dan Prof. Dr. Anshari, M.Hum.
Muh Hasbi dengan tegas meyakinkan bahwa riset disertasinya ini bermanfaat dalam meningkatkan kualitas pembelajaran prosa Inggris di perguruan tinggi. Karena itu, dia memilih keterampilan abad 21 yang terintegrasi dengan komponen 4C sebagai strategi dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa mengapresiasi prosa Inggris.
Setelah menjawab semua tanggapan dan klarifikasi tim penguji, usul riset disertasi Muh Hasbi dinyatakan memenuhi syarat dan dapat dilanjutkan ke tahap penelitian.
Ketua Prodi S3 Pendidikan Bahasa Inggris, Prof. Drs. Muhammad Basri, M.A., Ph.D. mengingatkan kepada calon doktor bahwa riset disertasi tetap mengedepankan apa yang menjadi core dan body state of the art dari bidang keilmuan yang menjadi grand theory. ”Dari riset disertasi ini, calon doktor membuka peta jalan keilmuannya dalam meniti karier sebagai dosen dan peneliti,” ujarnya.
Seminar proposal sebagai tahap ketiga bagi mahasiswa program doktor dalam penulisan disertasi. Usul riset ini merupakan pengembangan lebih mendalam dan komprehensi dari ide atau gagasan awal disertasi. Setelah dinyatakan lulus, mahasiswa berhak melakukan riset di lapangan. (rls)
