GOWA, BKM β Jelang lomba Adiwiyata Tingkat Nasional 2021, para pendidik dan pelajar di SMPN 2 Barombong, Kabupaten Gowa, telah mematangkan persiapannya.
Kombinasi antara teori dengan data serta pemetaan lingkungan yang diminta pelaksana lomba, dibuat secara sangat detail. Semuanya tertuang di dalam laporan sekolah ini ke pengelola lomba yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Pusat HPAI (Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia) Jakarta.
Kepala SMPN2 Barombong, Hj Nurmi, S.Pd. M.Pd bersama administrator utama Abd Wahid, S.Sos di ruang kerjanya, kemarin, mengungkapkan, penyusunan data dan teori belasan kegiatan yang jadi syarat panitia, telah diwujudkan.
Bahkan, telah dikomparasikan dengan potensi pemetaan lingkungan yang dipaparkan secara lengkap. Hal itu merupakan simbol agar panitia mengerti fenomena yang terjadi di sekolah ini.
Mantan kepala SMPN 4 Pallangga itu menyebutkan, komponen data yang dikirim ke HPAI pekan lalu, selain bersumber dari hasil survei dan penelitian guru yang berhasil dirumuskan, juga merupakan nilai yang ditambahkan bahwa ilmu sosiologi yang menghiasi SMPN Barombong adalah sebelumnya juara Adiwiyata Provinsi Sulsel.
βIni sangat berkaitan dengan masalah manusia seutuhnya. Masalah siswa kita secara keseluruhan,β tukasnya.
Dimata HPAI, sebut Abdul Wahid, rumusan materi yang ditawarkan ke calon sekolah unggulan, rencana kerja sekolah yang terintegrasi lingkungan hidup serta potensi terkait yang jadi penguatan sekolah, telah terpenuhi dan diulas secara detail.
Sehingga tak hanya 950 pelajar mendapatkan manfaat dan peningkatan pengetahuan, keterampilan serta pengalaman dan aset lain yang berguna, juga terhadap 52 guru dan sekolah. (zai)
