MAKASSAR, BKM — Maulid Nabi Muhammad Saw diperingati jemaah dan pengurus Masjid Darussalam Kompleks Bumi Bosowa Permai Minasa Upa, Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Acara yang digelar, Senin malam, 18 Oktober 2021 di halaman Masjid Darussalam ini berlangsung semarak.
Hadir Kapolsek Rappocini Kompol Samsir Syamsuddin,SAg,MH, Lurah Minasa Upa Fachmi Rasyid, Kanit Binmas Iptu Basman, Babinsa Serma Rustan, Bhabinkamtibmas Aipda Andi Firman, Imam Kelurahan Muh Akib, dan motivator Dr H Natsir Muhammad. Ketua RW 015 Minasa Upa Zaenal Arifin, Ketua Pengurus Masjid Darussalam H Abdul Karim, Ketua Panitia Maulid Andi Mufidah, serta pengurus masjid, majelis taklim, tokoh masyarakat dan warga juga hadir. Hikmah maulid disampaikan Ustas Dr H Mirwan.

Acara yang dirangkai dengan peresmian pemanfaatan panggung di halaman Masjid Darussalam ini, diawali dengan pengajian serta salawat dari Majelis Taklim Darussalam. Serta penampilan santri dan santriwati TPA Darussalam.
Dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua Pengurus Masjid Darussalam H Abdul Karim. Ia berharap, peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw ini bisa semakin mempererat jalinan kekeluargaan di tengah-tengah warga dan pengurus masjid.

Kapolsek Rappocini Kompol Syamsir Syamsuddin, mengatakan peringatan maulid hendaknya menjadi momentum guna mencontoh dan meneladani pola hidup, perilaku, serta kepemimpinan Rasulullah Muhammad Saw dalam kehidupan sehari-hari. Seperti tetap mempererat tali silaturahmi antarsesama, tetap menjaga keamanan dan ketertiban, agar wilayah Kecamatan Rappocini tetap aman dan kondusif.

”Kepada seluruh jemaah agar tetap peduli dan berpartisipasi dalam menjaga kamtibmas,” ujarnya, sambil mengajak jemaah serta seluruh hadirin untuk tetap mematuhi protokol kesehatan agar pandemi covid-19 segera berlalu.
Selanjutnya dilakukan pengguntingan pita sebagai penanda diresmikannya panggung Masjid Darussalam. Menurut H Abdul Karim, fasilitas ini nantinya bisa dimanfaatkan oleh pengurus, jemaah, serta warga secara umum untuk melaksanakan kegiatan.

Ustas Dr Mirwan dalam ceramahnya lebih banyak mengingatkan untuk terus menjaga silaturahmi dengan sesama. Khususnya dengan tetangga. ”Tidak akan masuk surga orang-orang yang memutus tali silaturahmi dengan sesama. Makanya, janganki suka bombe-bombe. Mereka yang memutus silaturahmi sama dengan menganiaya dirinya sendiri,” ujarnya. (*)

