Site icon Berita Kota Makassar

Minta Tangkap Pengusaha dan Pelaku Bom Ikan di Wajo

MAKASSAR, BKM–Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Sulsel, Azhar Arsyad meminta kepada pihak kepolisian agar mengusut kasus pengeboman ikan yang terjadi di Kecamatan Pitumpanua dan Kecamatan Keera Kabupaten Wajo.
“Komisi B menerima aspira aliansi mahasiswa terkait nelayan di kecamatan keera Wajo terkait pengeboman ikan dan pembiusan. Ini persoalan serius perlu diusut karena pengerusakan ekosistem laut,” jelas Azhar, Rabu (20/10).

Selaku komisis B yang membidangi perekonomian. Azhar yang juga Ketua DPW PKB Sulsel itu sudah menerima aspirasi mahasiswa di kantor DPRD Sulsel. Bahkan beberapa aspirasi adanya pengusaha yang menjual bahan kimia untuk sehingga terjadi bom ikan secara liar.
Oleh sebab itu, tokoh NU Sulsel itu berharap pihak Dinas Perimanan Kabupaten Wajo berkoordinasi dengan Polair (Polisi Air) Kabupaten Wajo serta Direktorat Kepolisian Perairan (Dit Polair) Polda Sulsel menyikapi persoalan ini, sehingga tidak berdampak luas.
“Dari beberapa kesimpulan, termasuk Dinas Perikanan, maka saya meminta penegakan hukum, bukan hanya ke nelayan, karena nelayan korban dimanfaatkan oleh pengusaha dengan alat bom dan bahan kimia lainya,” tuturnya.

Karena itu kata dia, dalam waktu dekat Komisi B akan melakukan peninjauan di lokasi tersebut. Dengan menghadirkan aliansi nelayan, Dinas Perikanan setempat dan Provinsi serta Polairud, Lantamal hingga Bupati.
“Pengusaha melakukan permainan kejahatan luar biasa. Nelayan yang korban. Jadi ditindak tegas pengusaha dan pensuplay alat. Kami akan turun awasi dan dan evaluasi,”pintanya. (rif)

Exit mobile version