PANGKEP, BKM — Penanaman mangrove dilakukan Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL) bersama Forkopimda dan camat Liukang Tangaya di Pulau Sapuka, Kecamatan Liukang Tangaya.
Penanaman mangrove dilakukan bupati MYL saat lawatannya ke sejumlah pulau di Kecamatan Liukang Tangaya. Dikatakan, dengan penanaman mangrove ini diharapkan dapat mencegah terjadinya abrasi.
Camat Liukang Tangaya, Adil M Alwi, mengatakan, Bupati MYL dan Forkopimda menanam 2.000 bibit mangrove. Bibit mangrove yang ditanam merupakan hasil budidaya pemuda pemerhati lingkungan Pulau Sapuka.
”Mangrove ditanam di sejumlah titik tertentu yang memang rawan abrasi. Kita tahu, mangrove memang bagus sebagai penahan ombak,” katanya.
Pemuda pemerhati lingkungan Pulau Sapuka, Irfan, mengatakan, pemuda di Sapuka memang sengaja membudidayakan mangrove.
Hal itu dilakukan, sebagai bentuk kepedulian dan kecintaan pemuda kepada pulaunya. Sehingga, pulau terlindungi dari abrasi dan lingkungan tetap terjaga. (udi/c)

