MAKASSAR, BKM — Sejumlah pembicara tampil pada seminar nasional yang dilaksanakan Deparremen Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Unhas bekerja sama dengan Asosiasi Ahli Nutrisi dan Pakan Indonesia (AINI) wilayah Sulawesi Selatan, Kamis (21/10/2021).
Seminar nasional yang diikuti sebanyak 200 peserta, 4 orang pembacara dan 63 pemakalah penunjang ini memilih tema “Inovasi Teknologi Nutrisi Dan Pakan Untuk Pengembangan Peternakan Rakyat”.
“Salah satu strategi penyediaan pakan secara berkelanjutan yaitu melalui program bank pakan, baik yang difasilitasi oleh pemerintah maupun yang dikelola secara mandiri ataupun melalui kemitraan,” ungkap Drh. Agus Sunanti, MP selaku keynote speaker pada kegiatan seminar ini.
Sementara itu, salah satu invited speaker, Prof. Dr. Ir. Asmuddin Natsir, M.Sc mengungkapkan bahwa semakin berkurangnya lahan sumber hijauan menuntut adanya sumber bahan pakan alternatif seperti limbah pertanian.
Namun, kata Prof Asmuddin, pemanfaatan limbah tersebut belum optimal jika dibandingkan dengan potensi limbah yang ada.
Adapun beberapa limbah pertanian yang bisa dimanfaatkan sebagai pakan alternatif seperti jerami padi, jerami kacang tanah, jerami kacang hijau, tongkol jagung, jerami jagung, tumpi jagung dan kulit kopi.
Namun, lanjut Asmuddin, limbah pertanian memiliki karakteristik yang membutuhkan pengolahan lanjutan. “Limbah pertanian itu biasanya kandungan protein dan serat kasarnya rendah, palatabilitas rendah dan lain-lain. Olehnya itu, sebelum diberi ke ternak sebaiknya diolah lebih dulu,” ujarnya.
“Tujuan pengolahan limbah pertanian adalah untuk mengawetkan bahan pakan, penyesuaian ukuran bahan, membuat lebih kompak, meningkatkan palatabilitas, mengatur kadar air bahan pakan, mempertahankan atau bahkan bisa meningkatkan kandungan nutrisi pakan,” jelasnya.
Beberapa pegolahan yang dilakukan yakni bisa dalam bentuk hay, amoniasi jerami, silase dan lain-lain.
Ketua panitia seminar nasional, M Fadhlirrahman Latief, SPt, M.Si mengatakan, seminar ini juga didukung Co-Host dari program studi S1 UMMA, UMPAR, UMSI, UIN Alauddin, dan UNIBOS.
“Kami juga didukung media partner kami yakni Berita Kota Makassar, Poultry Indonesia, Sinartani, Livestockreview.com, Trobos, Invofet, Swadaya, dan Agropustaka.id.
Ketua AINI Sulsel, Prof. Jasmal A. Syamsu mengaku sangat bangga pada kegiatan seminar nasional ini karena sebagian besar pemakalahnya adalah mahasiswa tingkat akhir.
“Kami akan melakukan kegiatan seminar nasional seperti ini tiap tahun, secara bergiliran. Kampus yang telah bekerjasama dengan AINI Sulsel akan kami jadikan host seminar nasional dalam rangka mempublikasikan karya ilmiahnya,” papar WD III Fakultas Peternakan Unhas ini.
Ketua Umum DPP AINI, Dr. Ir. Osfar Sofjan, M.Sc. Agr mengatakan, paper-paper yang masuk pada seminar nasional ini ada beberapa yang bisa diaplikasikan kepada masyarakat.
“Perlu memang DPW AINI menginisiasi kegiatan ini dan aktif menyambut generasi muda untuk tampil terdepan dan inovatif,” katanya.
Dekan Fakultas Peternakan Unhas, Prof. Dr. Ir. Lellah Rahim, M.Sc. IPU ASEAN Eng sangat apresisasi kegiatan ini. Bdang Nutrisi, kata dia, saat ini menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam pembangungan peternakan rakyat.
“Kami terima kasih banyak kepada pemakalah yang pada seminar nasional ini dari Aceh sampai Papua,” kata Prof Lellah.
Pada kesempatan itu, Ketua Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Dr. Ir. Rohmiyatul Islamiyati, MP mengatakan, seminar nasional ini dilakukan dengan harapan, gagasan, ide-ide cemerlang, dan hasil penelitian terutama bidang nutrisi. Dengan harapan, kata dia, dapat meningkatkan produktivitas ternak, yang mendukung pencapaian swasembada daging yang telah dicanangkan selama ini. (rls)
