pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Hanya Tatap Muka Nyawa Melayang

MAKASSAR, BKM — Tim Jatanras Polrestabes Makassar bersama Opsnal Polsek Makassar diback up Resmob Polda Sulsel, Selasa dinihari (19/10), berhasil mengamankan dua terduga pelaku penganiayaan yang menyebabkan satu orang korban meninggal dunia.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Veteran Utara depan lorong 41 Kota Makassar, Senin malam (18/10/). Dua terduga pelaku yang diamankan polisi, yakni inisial RZ (17) dan IF (25), warga Jalan Abubakar Lambogo (Ablam). Saat ini mereka sementara menjalani proses hukum di Polsek Makassar.

Menurut kedua terduga penikaman sebelum terjadi penikaman awalnya kedua terduga datang dengan sepeda motor berboncengan memakir motor di depan lorong 41 Jalan Veteran Utara. Tiba-tiba datang korban di depan lorong menatap kedua terduga.
Lalu terduga mengatakan kepada korban, kenapa ko lihat-lihat. Langsung terduga IF mencabut parang dan mengarahkan ke korban. Kemudian terduga RZ mencabut sebilah pisau dapur lalu menikam perut korban hingga terkapar dan bersimbah darah di pinggir Jalan Veteran Utara. Setelah itu, kedua terduga mengambil motor dan melarikan diri ke Jalan Abubakar Lambogo.

Sementara korban bernama Anto (48) meninggal dengan luka sembilan tusukan di sekujur tubuhnya. Akibat penikaman bertubi-tubi membuat korban kehilangan banyak darah hingga korban meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando yang dikonfirmasi BKM, Selasa siang (19/10), mengemukakan, pelaku menikam korban menggunakan senjata tajam pada bagian perut dan dada. Sehingga korban meninggal dunia.
”Pelaku menikam menggunakan senjata tajam hingga korban meninggal dunia di TKP,” ucap AKP Lando.
Kedua terduga pelaku tersebut sementara masih dalam pemeriksaan secara intensif untuk mengungkap motif kejadian yang mengakibarkan korban tewas. Diimbau kepada masyarakat untuk tidak emosi dalam menyelesaikan setiap permasalahan. Sehingga keamanan kondusif tetap terjaga.

Saksi di TKP bernama Dewi Mayang Sari, warga Jalan Sungai Limboto yang melihat kejadian itu, lalu melapor ke pos penjagaan lalulintas. Saksi menyampaikan ada pria terbaring bersimbah darah di Jl Veteran Utara, Makassar.
Saat petugas ke lokasi, pria bercelana jins itu sudah terkapar bersimbah darah dan sudah tak bernyawa. Parang bergagang hitam dan sarungnya terlepas dari genggamannya, tergeletak tak jauh dari tubuhnya.
Hasil pemeriksaan polisi, korban diketahui bernama Anto berumur 48 tahun, pekerjaan swasta, berdomisili di Parang Lambere, Kelurahan Tanrokas, KecamatanTamalate, KabupateJeneponto.
Sejumlah warga dan pengguna jalan berkerumun di lokasi. polisi memasang garis polisi. Kanit Jatanras Polrestabes Makassar, Iptu Muhammad Afhi Abrianto yang ditemui BKM di TKP membenarkan kejadian ini. Kasusnya ditangani Polsek Makassar. Dan malam itu juga anggota Polsek Makassar memintai keterangan saksi di TKP. (jul)




×


Hanya Tatap Muka Nyawa Melayang

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link