PAREPARE, BKM — Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe menerima piagam penghargaan dari Menteri Keuangan RI Sri Mulyani atas keberhasilan Pemkot Parepare menyusun laporan keuangan tahun 2020 dengan capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Taufan mengakui penghargaan yang diraih kali ini harus dijadikan sebagai cambuk bagi pengelola anggaran lingkup Pemkot Parepare agar bekerja lebih baik lagi. Ada tiga prinsip ketaatan yang wajib terus dilakukan adalah taat asas, taat administrasi dan taat anggaran.
Kegiatan seperti ini memiliki arti yang sangat penting karena merupakan bagian dari upaya kita melakukan penataan dan perbaikan pengololaan keuangan daerah, khususnya pengelolaan dana transfer daerah seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Insentif Daerah (DID).
”Semoga dengan diseminasi ini kita dapat mempertahankan kinerja pengelolaan keuangan daerah dengan opini WTP. WTP bukan berarti adanya potensi kerugian negara karena sifatnya hanya kebenaran formal sehingga diminta kehati-hatian harus terus dijaga,” ujar Taufan.
Taat asas itu sangat penting, karena tidak sedikit regulasi regulasi yang cepat sekali berganti. Untuk itu yang punya tupoksi masing masing tolong mengikuti kegiatan ini dengan baik dan bisa bermanfaat bagi Pemkot Parepare.
Kehadiran Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Sulsel Syaiful sebagai bentuk komitmen bagi Pemkot untuk terus memperbaiki tata kelola keuangan di Pemkot Parepare.
“Terimah pak Syaiful atas kehadirannya. Ini sebagai anugrah dan mohon bimbingan, arahannya. Kami haus perkembangan dan ilmu transformasi yang baik baik lagi,” harapnya. (mup/C)

