Site icon Berita Kota Makassar

12 Tahun Keliling Jualan Kue, Muliati Berharap Punya Kios Sendiri

GOWA, BKM — Membantu suami mencari nafkah untuk keluarga, berdagang menjadi pekerjaan tambahan selain menjadi ibu rumah tangga di rumahnya. Ia adalah Muliati Daeng Minne. Ibu empat anak ini setiap harinya berjualan kue dan nasi kuning keliling di kompleks rumahnya di Jalan Hamzah Dg Tompo, Lingkungan Balang-balang, Kelurahan Borongloe, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Penghasilan yang diperoleh dari berjualan dijadikan sebagai modal tambahan dan biaya pendidikan anak-anaknya. Sudah 12 tahun ia melakoni pekerjaan ini, terhitung sejak tahun 2010. Setiap harinya ia dibantu oleh anak-anaknya mempersiapkan jualannya. Dari jam 2 subuh ia sudah beranjak dari tidur lelapnya untuk membuat kue yang akan dijualnya.

“Setiap harinya ini yang saya lakukan. Bangun cepat supaya tidak telat berjualan. Kalau sudah salat subuh saya berkeliling untuk berjualan dari kompleks rumah hingga di pasar terdekat dari rumah di Gowa,” jelas Muliati kepada Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT), Kamis, 21 Oktober 2021.

Sebelum pandemi, keuntungan yang didapatkannya ditabung untuk biaya hidup keluarga. Namun dampak dari pandemi, dagangan yang dijual kadang tidak laku. “Rasanya sangat sedih. Biasanya saya menabung Rp100 ribu per hari. Sekarang hanya Rp50 ribu saja. Selama pandemi ini dagangan saya kadang tidak habis. Ditambah lagi kebutuhan keluarga di rumah semakin mahal harganya,” imbuhnya.

Ia berharap, jika memiliki modal usaha, Muliati dan keluarga akan membuka toko dan kios kue sendiri dengan menjual makanan produksi sendirinya, sehingga tidak lagi berkeliling berjualan mengingat usianya yang semakin tua. Harapan ini terus menjadi doa hingga saat ini, mendapatkan modal usaha tambahan untuk usahanya akan dijadikan sebagai penopang ekonomi keluarga kelak. (rls)

 

Exit mobile version