Site icon Berita Kota Makassar

Kembangkan Model Pembelajaran SAKTI, Kepala SMPN 2 Bontonompo Raih Doktor di UNM

MAKASSAR, BKM — Kenyataan di sekolah dasar didapati bahwa murid belum mampu berbicara dengan baik sesuai kompetensi dasar yang dipersyaratkan. Akhirnya, ketika menamatkan pendidikannya, mereka kurang menguasai dan tidak dapat menerapkan keterampilan berbicara.

Beranjak dari fenomena itu, Akhmad Sakti terinspirasi melakukan suatu pengembangan model pembelajaran untuk mencari solusi agar pembelajaran keterampilan berbicara di SD. Kepala SMPN 2 Bontonompo, Kabupaten Gowa ini mempertahankan disertasinya berjudul Pengembangan Model Pembelajaran Keterampilan Berbicara Berbasis Pendekatan Integratif Konstruktif pada Murid Sekolah Dasar di Kabupaten Gowa, di depan tim penguji pada sidang ujian promosi doktor dalam rangka meraih gelar doktor Pendidikan Bahasa Indonesia.

Sidang dilaksanakan secara luring pada Selasa, 26 Oktober 2021 di Gedung AD Aula Lantai 5 Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (PPs UNM). Ketua sidang Prof. Dr. Anshari, M.Hum. dengan anggota Prof. Dr. Jufri,M.Pd., Prof. Dr. Hamsu Abdul Gani, M.Pd., Dr. Sulastriningsih Djumingin, M.Hum., Prof. Dr. Muhammad Rapi Tang, M.S., Dr. Andi Sukri Syamsuri, M.Hum., dan Dr. Muliadi, M.Hum.

Kepala SMPN 1 Bajeng (2017-2018) ini mengembangkan model pembelajaran yang dinamakan Model SAKTI. Model ini dikembangkan agar pembelajaran menarik, kreatif, inovatif, menyenangkan.

Model SAKTI meliputi Siswa senang dan bahagia dengan suasana rileks dan bermain; Audio-visual kinestetik dan aktif reseptif produktif; Konstruktif dengan belajar kelompok, kolaboratif, kompetitif dan kompetensi baru; Total respons dengan rasa percaya diri tinggi dan tubian; Integrasi lintas pengetahuan.

“Jika perencanaan dilakukan secara matang dan sesuai petunjuk Model SAKTI, maka pembelajaran akan menarik, kreatif, inovatif, dan menyenangkan. Murid akan memiliki keberanian berbicara,” tegas Akhmad Sakti.

Seusai menjawab sanggahan, bantahan, dan klarifikasi tim penguji, Akhmad Sakti yang pernah mengabdi sebagai guru di SMAN 3 Watampone (1992) ini dinyatakan lulus dengan memperoleh IPK 3,98 atau predikat kelulusan sangat memuaskan. Ia tercatat sebagai alumni ke-974 PPs UNM dan ke-75 Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia.

Ketua Prodi S-3 Pendidikan Bahasa Indonesia, Prof. Dr. Muhammad Rapi Tang,M.S., mengapresiasi ketangguhan dan keuletan mahasiswanya dalam menyelesaikan studi. Meski di tengah kesibukannya sebagai kepala sekolah, dia sanggup merampungkan disertasinya. (rls)

Exit mobile version