MAKASSAR, BKM–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar meminta pemerintah kota untuk melakukan pembinaan ke salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kota Makassar, Barcode. Ini menyusul ancaman pemerintah kota untuk menutup tempat tersebut.
Anggota Komisi A Bidanh Hukum dan Pemerintahan DPRD Kota Makassar, Syamsuddin Raga, mengatakan, pemerintah jangan terburu-buru mengambil langkah untuk menutup THM tersebut. Pasalnya, ada banyak karyawan yang menggantungkan hidupnya di Barcode.
Ia mengatakan, ada baiknya jika Barcode diberikan peringatan terlebih dahulu sembari diberikan pembinaan. Jika sampai peringatan kesekian tidak diindahkan, maka penutupan pemutupan menjadi opsi.
“kalau saya kasih dulu peringatan. Kalau sampai tiga kali kita kasih peringatan tapi tidak diindahkan juga, baru kita tutup,” ungkapnya.
Syamsuddin melihat dampak lain jika penutupan benar dilakukan, yaitu para karyawannya. Ditakutkan mereka akan kehilangan mata pencaharian untuk menghidupi keluarganya.
“Saya kira kita perlu ingat soal aspek sosialnya. Nanti karyawannya bagaimana. Jadi keputusan ini harus berhati-hati, mengingat nasib mereka,” ungkapnya.
Sebelumnya, Barcode terancam ditutup permanen karna berulang kali diketahui melanggar aturan dalam PPKM.
Plt Kepala Satpol PP Makassar, Iqbal Asnan mengatakan pihaknya telah memberi rekomendasi untuk memberi sanksi pencabutan izin usaha. Jika disetujui, bakal disegel dan dilarang beroperasi.
Ia mengatakan jika temuan pihaknya, THM ini sudah beberapa kali melakukan pelanggaran protokol kesehatan.(nug)

