Site icon Berita Kota Makassar

Ramli Yakin Elektoral Anies Bukan Ketiga

MAKASSAR, BKM–Ketua umum jaringan nasional Mileanies 2024 Muhammad Ramli Rahim mengaku bingung hasil survei yang menempatkan Anies baswedan pada urutan ke-3. “Mengapa Anies terlihat begitu ditakuti dan segala cara dan upaya digunakan untuk mengganjal Anies, jika memang Anies tak menakutkan dan surveinya tidak berada diurutan pertama, buat apa harus repot-repot menyerang, menghambat dan menangkal Anies,”ujar Ramli Rahim, Selasa (26/10).

Menurutnya, orang-orang dari kelompok tertentu sudah kehabisan cara, terus menyebar “keburukan” anies ternyata bukan hal yang tepat karena akhirnya orang tahu kalau justru faktanya berbanding terbalik.
“Terus menyebarkan kelemahan kinerja Anies, justru digunakan Anies untuk membangun dan berbuat lebih baik lagi di Ibu Kota, seolah mereka itu justru menjadi “inspektorat” gratisan buat Anies. Mencoba menutup prestasi Anies, ternyata repot karena prestasinya besar,”jelas Ramli Rahim.
Bahkan Ramli Rahim menyebut jika ada yang mencoba menyebut Anies tak menepati janji, mereka juga sadar, bagaimana menepati janji kepala daerah ternyata Anies jauh lebih baik pencapaiannya dari pimpinan daerah mana pun di Indonesia.

“Jadi intinya, sehebat apapun tipu daya “kalian” ketika Allah berkehendak maka tipu daya Allah jauh lebih dahsyat,”jelas Ramli.
Seperti diketahui hasil survei Poltracking menempatkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada urutan pertama dengan elektoral 22,9 persen, disusul ketua umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto diposisi kedua dengan elektoral 20 persen serta Gubernur DKI Anies Baswedan diposisi ketiga dengan elektoral 13,5 persen.
Lembaga survei Poltracking menggunakan sampel sebanyak 1220 responden yang dilakukan pada 3 hingga 10 Oktober lalu.

Adapun margin of error kurang lebih 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Direktur eksekutiv Poltracking Hanta Yuda mengaku mensurvei 15 tokoh sehingga ikut menampilkan sejumlah nama seperti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan 4,1 persen, ketua umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 3,3 persen, Sandiaga Uno 2,8 persen, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsyah 2,5 persen, Ketua DPR RI Puan Maharani 1,9 persen, Gatot Nurmayanto 1,2 persen, Andika Perkasa 1,2 persen, ketua umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto 1,0 persen, Erick Thohir 0,9 persen, Mahfud MD 0,8 persen, ketua umum DPP PKB Muhaimin Iskandar 0,3 persen serta ketua umum DPP PAN Zulkifli Hasan 0,2 persen. “Adapun yang tidak menjawab sebesar 7,5 persen serta tidak tahu 15,9 persen,”ujar hanta Yuda, senin (25/10). (rif)

Exit mobile version