BONE, BKM — Kepala Perpustakaan Nasional RI, Muhammad Syarif Bando meresmikan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bone di kawasan Watampone Green Epicentrum (WAGE) Kota Watampone, Senin (1/11).
Gedung Perpustakaan Bone rampung pengerjaannya dengan memakan biaya biaya sebesar Rp. 10 miliar yang bersumber dari bantuan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Kegiatan peresmian perpustakaan dihadiri Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Danrem 141 Toddopuli Brigjen TNI Djashar Djamil, Kadis Perpustakaan Provinsi Sulsel Muh Hasan.
Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi mengatakan Gedung Perpustakaan Daerah Bone dibangun tahun 2020 lalu tapi karena terkena refocusing karena pandemi covid- 19 maka baru dianggarkan kembali dan baru selesai dibangun pada tahun 2021.
“Saya sengaja tempatkan di lokasi ini karena orang belajar tidak mesti di dalam gedung,” tandas Andi Fahsar.
Dia berharap gedung perpustakaan Daerah Bone bukan hanya tempat membaca buku tetapi dapat menjadi lokasi edukasi bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Bone.
“Tentunya kami terbatas dalam mengisi perpustakaan. Kita harapkan kehadiran perpustakaan nasional dan perpustakaan provinsi dapat memberikan spirit di Bone,” jelasnya.
Sementara itu Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando dalam sambutannya menuturkan program prioritas Perpurnas adalah pembangunan infrastruktur perpustakaan. Perpusnas juga sudah mengembangkan berbasis digital.
“Saat ini kita kembangkan teknologi konten digital. Kalau kita lihat sejarah bangsa, bangsa yang besar adalah bangsa yang SDMnya berkualitas melalui literasi,” kata Muhammad Syarif Bando.
Plt Gubernur Sulsel A Sudirman Sulaiman menuturkan Pemprov Sulsel memberikan bantuan Program Transformasi Perpustakaan Berupa Konten Parodi berupa komputer, meja komputer, kursi, smart tv, UPS Stabilizer, meja informasi, sofa, karpet dan buku.
“Tinggal Perpustakaan Sulsel yang mengisi perpustakaan perpustakaan yang di daerah dengan melihat perpustakaan unggulan di Indonesia,” kata Plt Gubernur Sulsel tersebut.
Pemprov juga membantu Program Replikasi Mandiri Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial kepada berbagai perpustakaan diantaranya Perpustakaan Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre berupa 500 unit buku, dua unit rak buku, dua unit komputer, dua unit meja dan dua buah kursi. Untuk perpustakaan Desa Kajaolaliddong, Kecamatan Barebbo dan Desa Opo, Kecamatan Ajangale masing-masing berupa 150 buku, dua unit komputer dan satu rak buku. (man/C)

