SINJAI, BKM — Sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat pada bidang perizinan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sinjai akan meluncurkan inovasi Program Gerai Prima.
Ini adalah gerai yang merupakan perwakilan DPMPTSP yang ada dan hadir di setiap desa/kelurahan, termasuk kampus dan pusat perbelanjaan sepanjang memiliki akses jaringan internet.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Sinjai Lukman Dahlan, mengatakan bahwa tujuan dari program ini adalah untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh pelayanan perizinan, sehingga tidak perlu lagi datang ke kantor DPMPTSP Sinjai.
“Ini merupakan inovasi baru dari Pak Bupati dalam rangka memudahkan pelayanan perizinan. Ini salah satu program unggulan beliau guna meningkatkan akses pelayanan publik kepada masyarakat,” katanya, Selasa (2/11).
Program ini rencananya akan dilaunching pada awal bulan Desember mendatang oleh Bupati Andi Seto Asapa (ASA). Untuk saat ini pihaknya terus menjalin komunikasi dengan seluruh desa/kelurahan untuk menyiapkan gerai di masing-masing wilayahnya.
Menurut Lukman, program ini merupakan perpaduan kolaborasi kerja sama antara Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Dinas Kominfo dan Persandian. Dengan begitu, diharapkan Gerai Prima ini bisa diakses oleh masyarakat dengan mudah. Program ini juga merupakan bagian dari program Smart Kampung.
“Gerai ini bisa diakses oleh masyarakat sehingga masyarakat di desa mana pun berada. Tidak perlu lagi datang ke kantor PTSP untuk urus perizinan, baik izin berusaha maupun non berusaha. Aparat desa setempat yang sudah dilatih akan melakukan pendampingan untuk mendaftarkan layanan perizinan yang dibutuhkan karena dilakukan secara online,” terang Lukman.
Terkait perizinan yang membutuhkan peninjauan lokasi, sambung Lukman, pemohon atau warga hanya menyetor berkas di Gerai Prima yang ada di desa. Kemudian tim teknis dari kabupaten akan turun untuk melihat berkas yang ada di Gerai Prima lalu melakukan peninjauan lokasi.
“Jadi durasi waktu pelayanannya sama ketika mengurus izin di Kantor Dinas Penanaman Modal dan PTSP. Makanya program ini kami punya motto ‘lebih dekat, lebih cepat.’ Artinya, lebih dekat mendapatkan pelayanan dan lebih cepat mendapatkan hasil perizinan,” imbuhnya.
Program ini, tambah Lukman, disambut baik oleh pemerintah desa. Dibuktikan dengan hingga saat ini sudah lebih dari 20 desa di Sinjai telah menyatakan kesiapannya untuk menyiapkan Gerai Prima di wilayahnya. Program ini diprioritaskan di luar dari Kecamatan Sinjai Utara. (din/c)
