Site icon Berita Kota Makassar

Bukan Waterboom, Kolam Renangnya Konsep Alam

TEMPAT Wisata Maballo saat ini menjadi salah satu alternatif rekreasi warga Kabupaten Enrekang. Berlokasi di Bamba, jalan poros Enrekang-Tana Toraja. Tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Puserren, Kecamatan Enrekang.

DALAM program BKM on Vacation yang tayang di kanal Youtube Berita Kota Makassar, Sari Lamada selaku pemilik tempat wisata menceritakan awal mula membangun kawasan wisata ini. Perempuan berhijab ini mengaku dulunya ia seorang perias pengantin. Selain itu, juga membuka studio foto, serta fotografer khusus pengantin.
”Beberapa tahun kemudian saya belajar desain grafis. Selanjutnya saya mendesai baju kaus khas tentang Enrekang. Namanya baju Maballo. Bajunya saya kasih gambar destinasi wisata yang ada di Kabupaten Enrekang,” tutur Sari Lamada.

Ada alasan tersendiri bagi Sari melakukan hal itu. Dirinya memang pecinta wisata. Hal yang sama dengan suaminya. Mereka kemudian berkolaborasi dengan tujuan mempromosikan pariwisata Bumi Massenrempulu.
”Supaya orang Enrekang tidak lagi keluar daerah. Cukup berwisatanya di sini saja. Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan warga Enrekang untuk menikmati bersama tempat wisata ini,” ujarnya.

Berbeda dengan tempat wisata lainnya yang mengembangkan kolam renang watarboom, tempat wisata Maballo lebih mengutamakan konsep alam. Kolam renang dibangun dengan tetap menanam rerumputan di bagian pinggirnya.
”Di sini menjadi tempat bersantai, bermain, dan berenang. Orangtua juga bisa berenang di kolam. Ada juga disiapkan fasilitas karaoke. Kereta-kereta untuk anak-anak. Juga spot foto-foto cukup banyak,” terangnya.
Untuk masuk ke tempat wisata ini, pengunjung cukup membayar Rp10 ribu per orang. Saat ini tengah berlangsung promo, sehingga harga tersebut berlaku sama bagi anak-anak dan orang dewasa. Bila malam, free tiket masuk. Namun tidak bisa menikmati kolam renang. Karaokenya juga free. Maballo buka hingga pukul 24.00 Wita. (*/rus)

Exit mobile version