Site icon Berita Kota Makassar

Bupati Teken MoU Program Perlindungan Anak

MALILI, BKM — Bupati Luwu Timur, H Budiman menandatangani MoU dengan Save The Children sekaligus membuka Kick Off Meeting Program bersama Pemkab Luwu Timur di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur, Rabu (3/11).
Program tersebut merupakan program perlindungan anak terpadu yang digagas Yayasan Save The Children Indonesia dan kali ini bekerjasama dengan PT. MARS Indonesia di sektor kakao. Nota kesepahaman ini adalah tindak lanjut dari Program Perlindungan Anak dengan Kakao Berkelanjutan.

Bupati Luwu Timur, H. Budiman menyambut baik dan mengapresiasi program ini mengingat secara administratif Kabupaten Luwu Timur telah tiga kali menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Kategori Utama.
Menurut Budiman, Pemkab tidak bisa melakukan hal ini sendiri, butuh banyak dukungan, sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak untuk memastikan bahwa anak telah mendapatkan haknya.
“Jadi semua upaya kita baik pencegahan kekerasan maupun perlindungan terhadap anak harus berbasis pemenuhan kebutuhan hak anak. Termasuk di sektor perkebunan kakao mengingat sektor ini termasuk sektor unggulan yang melibatkan cukup banyak kepala keluarga petani kakao yang kita ketahui ada semacam kebiasaan pelibatan anak di dalamnya,” imbuhnya.

Budiman memandang program perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat di sektor kakao bisa menjadi upaya mencegah agar tidak terjadi eksploitasi terhadap anak.
Sementara Senior Manager Program and Partnership Save the Children, Aduma Situmorang mengatakan, program Children Labor Monitoring Remediation System (CLMRS) atau Program Perlindungan Anak dengan Kakao Berkelanjutan merupakan program pilot project di Sulawesi Selatan seperti di Kabupaten Bone, Soppeng dan Wajo.
“Terimakasih juga atas dukungan penuh oleh Pemerintah Kabupaten Luwu Timur atas penyelenggaraan Program Children Labor Monitoring Remediation System (CLMRS) atau Program Perlindungan Anak dengan Kakao Berkelanjutan di Luwu Timur,” ucapanya.

“Dengan adanya program Children Labor Monitoring Remediation System (CLMRS) atau Program Perlindungan Anak dengan Kakao Berkelanjutan, diharapkan Luwu Timur bisa menekan permasalahan Anak dengan melibatkan semua pihak yang berbasis masyarakat,” harap Aduma Situmorang. (rls)

Exit mobile version