MAKASSAR, BKM–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar kembali melaksanakan kegiatan pendidikan pemilih pada daerah partisipasi rendah di Kecamatan Bontoala. Kegiatan yang dilangsungkan di Kantor Lurah Layang, Rabu (3/11) dihadiri oleh Endang Sari Anggota KPU Makassar Koordinator Divisi Sosdiklih, Dr. Gustiana A Kambo (Akademisi Universitas Hasanuddin/TPD DKPP Sulsel) serta staf Sekretariat KPU Kota Makassar
Peserta kegiatan ini adalah warga Kelurahan Layang Kecamatan Bontoala yang terdiri dari kader Kelurahan peduli pemilu dan pemilihan dengan latarbelakang ibu rumah tangga, wiraswasta, guru, kader posyandu dan mahasiswa.
Komisioner KPU Kota Makassar Endang Sari menyampaikan bahwa KPU Kota Makassar fokus pada daerah yang berpartisipasi rendah di Pilwali Makassar, lantaran angka partisipasi untuk Kota Makassar masih belum memenuhi target nasional sebesar 77,5 %. “Partisipasi di Makassar pada pilwali Makassar 2020 baru mencapai 59,68%. Tapi satu hal yang menjadi kebanggaan dari KPU Makassar karena pertama kalinya dalam sejarah di Makassar tidak ada konflik, tidak ada gugatan hukum, dan berakhir dengan damai. Hal tersebut mengkonfirmasi betapa dewasanya warga Kota Makassar dalam berdemokrasi,”jelas Endang Sari.
Di masa tanpa tahapan Pemilu/Pemilihan, KPU Makassar tetap berkomitmen untuk serius melakukan pendidikan pemilih agar masyarakat bisa memilih calon secara otonom berdasarkan visi-misi dan gagasan yang dibawa, pro aktif menolak politik uang, bisa mengcounter hoax, dan aktif terlibat menggunakan hak pilih pada saat pemilihan.
Kegiatan pendidikan pemilih ini dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran KPU RI Nomor 515/PP.06-SD/06/KPU/VI/2021 tanggal 3 Juni 2021, Kota Makassar termasuk daerah partisipasi pemilih rendah, ada 15 Kecamatan yang menjadi target kegiatan yang berpartisipasi rendah salah satunya adalah Kelurahan Layang Kecamatan Bontoala Kota Makassar . (rif)
