MAKALE, BKM –, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tana Toraja, Rabu (3/11), lalu membuka portal dipasang warga di jalan masuk obyek wisata (Obwis) religi Burake.
Kasatpol PP Iwanto Siappa dibantu prajurit TNI Koramil Makale membula rantai terpasang di portal, namun mendapat perlawanan dari warga.
Meskipun pembukaan portal sempat ricuh beberapa saat karena dihalangi warga, dan pengojek, namun situasi menjadi reda setelah dilakukan negosiasi.
Hasil negosiasi Satpol PP, Dinas Bapenda, Danramil, Dinas Pariwisata, dan Lurah Buntu Burak dengan warga dan pengojek sepakati tiga point.
Selain mobil pengunjung di parkir di area parkiran, juga tarif ojek masuk kawasan Rp 5 ribu, dan motor pengunjung tetap parkir di luar portal, kata Kasatpol PP Iwanto Siappa.
Sebelumnya jasa ojek di Burake disorot banyak pengunjung, sala satunya Ridwan dari Sidrap. Ridwan akui rombongan motor N.Max ke Burake untuk menikmati keindahan alam.
Lantaran rombongan kecewa dengan jasa ojek langsung tancap gas ke Lolai Negri diatas awan, sebab disana tidak ada portal seperti di Burake. Jasa parkir boleh-boleh saja untuk keamanan kendaraan dan retrubusinya masuk Pemdaada, singkat Ridwan (agus).
